Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

India Catat 45 Ribu Kasus Jamur Hitam Hanya Dalam Dua Bulan

KAMIS, 22 JULI 2021 | 08:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India sudah melaporkan lebih dari 45 ribu kasus mucormycosis atau jamur hitam yang mematikan selama dua bulan terakhir.

Menurut data pemerintah, jumlah kasus tertinggi dilaporkan di negara bagian Maharashra, dengan 9.348 orang terinfeksi.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan pada Selasa (20/7) menyebut sudah ada lebih dari 4.200 orang yang meninggal dunia karena penyakit tersebut, seperti dikutip Channel News Asia.


Infeksi jamur hitam memiliki angka kematian hingga lebih dari 50 persen. Selama ini infeksi itu jarang terjadi, namun terjadi pembengkakan signifikan selama pandemi, yang biasanya menyerang pasien sudah pulih dari Covid-19.

Selain mematikan, mucormycosis adalah penyakit yang sangat agresif dan ahli bedah telah dipaksa untuk menghilangkan mata, hidung dan rahang dari pasien untuk menghentikan penyebarannya ke otak.

Sebelum pandemi, India hanya menangani rata-rata 20 kasus jamur hitam per tahunnya. Mereka yang terserang penyakit ini adalah orang-orang dengan kekebalan yang sangat berisiko, termasuk memiliki kadar gula tinggi, HIV, atau penerima transplantasi organ.

Para ahli mengaitkan peningkatan baru-baru ini dengan penggunaan steroid yang berlebihan untuk mengobati Covid-19.

Akibat lonjakan kasus, pemerintah India memperkirakan jamur hitam dapat menjadi epidemi pada Mei. Tetapi data menunjukkan terjadi menurunan kasus secara substansial.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya