Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Inggris Catat 50 Ribu Kasus Covid-19 Per Hari, AS Nyalakan Travel Warning

SELASA, 20 JULI 2021 | 07:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) menaikkan status Inggris ke Level 4 atau peringatan tertinggi, setelah negara tersebut mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Dengan status tersebut, pemerintah memperingatkan agar orang Amerika menghindari perjalanan ke Inggris.

"Jika Anda harus bepergian ke Inggris, pastikan Anda telah divaksinasi sebelumnya," imbau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada Senin (19/7).


Imbauan serupa juga disampaikan oleh Departemen Luar Negeri AS.

"Jangan bepergian ke Inggris karena Covid-19," peringatan departemen, seperti dikutip Reuters.

Pemerintah AS sebenarnya telah menurunkan status Inggris ke Level 3 pada Mei. Namun dalam beberapa hari terakhir, Inggris mencatat lonjakan infeksi, dengan melaporkan lebih dari 50 ribu kasus Covid-19 per hari.

Sejak Maret 2020, AS telah melarang masuk hampir semua warga negara non-AS yang baru-baru ini berada di Inggris. Sebaliknya, Inggris mengizinkan kunjungan Amerika tetapi membutuhkan karantina 10 hari pada saat kedatangan dan dua tes Covid-19.

Bulan lalu, AS mengatakan sedang membentuk kelompok kerja ahli dengan Inggris, Kanada, Meksiko dan Uni Eropa untuk menentukan cara terbaik memulai kembali perjalanan dengan aman setelah lebih dari satu tahun pembatasan.

Maskapai dan lainnya telah mendesak pemerintah untuk mencabut pembatasan yang melarang sebagian besar warga negara non-AS yang telah berada di Inggris, 26 negara Schengen di Eropa tanpa kontrol perbatasan, Irlandia, Cina, India, Afrika Selatan, Iran, dan Brasil dalam 14 hari sebelum ketibaan di AS.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya