Berita

Bekas Mensos Juliari Batubara/Net

Hukum

Juliari Batubara Bantah Beri Arahan Anak Buahnya Minta Fee Ke Vendor Bansos

SENIN, 19 JULI 2021 | 20:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bekas Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara membantah memberikan arahan kepada anak buahnya untuk memungut fee kepada penyedia barang bantuan sosial (Bansos) sembako Covid-19 tahun 2020.

Bantahan itu disampaikan Juliari saat diperiksa sebagai terdakwa di persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (19/7).

Awalnya, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami keterangan Juliari sebagai terdakwa tanpa di bawah sumpah soal catatan yang ditulis Juliari di buku warna oranye milik Adi Wahyono selaku kuasa pengguna anggaran (KPA).


Dalam buku oranye milik Adi Wahyono itu berisi coretan Juliari berupa kuota paket Bansos dan perusahaan pengadaan barangnya.

Jaksa mendalami terkait adanya inisial PT ALA yang merupakan PT Anomali Lumbung Artha yang ditulis Juliari di buku oranye tersebut.

"Kenapa saudara menuliskan itu, apakah tidak dijelaskan oleh Pak Adi kenapa PT ALA ini yang kemudian mendapatkan kuota Bodetabek dengan 500 tambah 50?" tanya Jaksa kepada Juliari.

"Pada saat itu beliau Pak Adi Wahyono hanya menyampaikan untuk distribusi untuk penyedia di Bodetabek yang menyanggupi hanya PT ALA tersebut.  Saya tidak tanya lebih spesifik lagi core businessnya apa, siapa ini, tapi prinsipnya selama memang perusahaan tersebut baru dan sanggup, dan bisa sesuai dengan aturan main yang berlaku ya silakan saja," jawab Juliari.

Mendengar jawaban itu, Jaksa selanjutnya mendalami pengetahuan Juliari soal persyaratan yang harus dipenuhi oleh perusahaan untuk menjadi penyedia barang Bansos sembako Covid-19.

Akan tetapi, Juliari hanya mengingat persyaratannya adalah dari sisi kemampuan finansial perusahaan untuk jadi vendor pengadaan Bansos sembako Covid-19.

"Ya (tahu) dari saudara Adi Wahyono," kata Politisi PDI Perjuangan itu.

"Sehingga saudara menuliskan ALA ini di bukunya Pak Adi Wahyono?" tanya Jaksa dan diamini Juliari.

Jaksa selanjutnya mendalami terkait adanya arahan dari Juliari kepada anak buahnya, baik kepada Adi maupun kepada Matheus Joko Santoso selaku pejabat pembuat komitmen (PPK).

"Selain pernah menuliskan usulan atau arahan kepada Adi Wahyono terkait BB nomor 146 yang tadi, apakah terdakwa juga pernah memberikan arahan atau instruksi terdakwa kepada Adi Wahyono terkait untuk adanya memungut uang sejumlah uang dari para penyedia yang sudah ditunjuk?" tanya Jaksa.

Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan itu dengan tegas mengaku tidak pernah memberikan instruksi tersebut kepada Adi maupun kepada Joko.

"Tidak pernah Pak Jaksa," tegas Juliari.

Juliari bahkan mengaku tidak mendapatkan informasi dari siapapun terkait pemungutan fee yang dilakukan Adi maupun Joko kepada para vendor Bansos sembako Covid-19.

"Saya tidak pernah mengetahui dan tidak pernah ada yang melaporkan juga kepada saya," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya