Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Arab Saudi: Tidak Ada Kasus Covid-19 Di Antara Jemaah Haji

SENIN, 19 JULI 2021 | 13:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi melaporkan tidak ada kasus Covid-19 yang terdeteksi di antara jemaah haji hingga saat ini.

Jurubicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly mengatakan, protokol kesehatan dan tindakan pencegahan yang diberlakukan pihak berwenang dapat memastikan musim haji dengan aman.

"Pada fase ini, kami memastikan bahwa semua jemaah telah menerima vaksin yang diperlukan," ujar Al-Aly dalam konferensi pers di Mekah pada Minggu (18/7), seperti dikutip Arab News.


Tahap pertama protokol dimulai sebelum jemaah tiba di Masjidil Haram pada Sabtu (17/7). Kemudian tahap kedua merupakan sosialisasi protokol kesehatan kepada jemaah.

"Karena para jemaah berasal dari kebangsaan yang berbeda, kampanye kesadaran diluncurkan melalui berbagai bahasa," jelasnya.

Selain itu, pemandu kesehatan khusus menemani jemaah untuk mengawasi dan memberikan rekomendasi.

Arab Saudi telah memberlakukan kuota haji untuk 60 ribu jemaah yang terdiri dari warga Arab Saudi dan warga negara asing yang menjadi ekspatriat.

Jurubicara Kementerian Dalam Negeri Kolonel Talal Al-Shalhoub mengatakan dinas keamanan dan entitas pemerintah menerapkan rencana pencegahan kesehatan di tempat-tempat suci.

“Petugas keamanan akan terus melakukan tugas mereka dan mencegah orang yang tidak berwenang memasuki tempat-tempat suci,” kata Al-Shalhoub.

Ia mengatakan, mereka yang melanggar aturan akan ditangkap dan dihukum.

Sekitar 71 kamp telah disiapkan untuk menampung para jemaah.
Al-Aly mengatakan ada 13 rumah sakit di Mekah, tiga terletak di tempat-tempat suci, sementara 10 lainnya berada di kota Mekah.

“Ada juga rumah sakit lapangan keliling yang akan mendampingi jemaah haji. Ada juga sekitar 50 klinik dan pusat kesehatan di berbagai tempat suci," kata Al-Aly.

Arab Saudi juga menyediakan 180 ambulans yang dapat memberikan layanan perawatan intensif.

Selain itu, Bulan Sabit Merah Saudi juga menyediakan 3.000 tempat tidur medis.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya