Berita

Para penumpang duduk di lantai karena jadwal penerbangan dibatalkan akibat pemogokan pekerja bandara di Lisbon, Portugal pada 17 Juli 2021/EPA

Dunia

Pekerja Bandara Mogok Kerja Karena Gaji Belum Dibayar, 200 Penerbangan Dibatalkan

MINGGU, 18 JULI 2021 | 08:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi mogok kerja yang dilakukan sejumlah karyawan bandara membuat sekitar 200 jadwal penerbangan di Bandara Lisbon dibatalkan.

Para pekerja Groundforce, anak perusahaan TAP Air Portugal, yang membidangi layanan penanganan di darat, melakukan aksi mogok kerja selama dua hari yang dimulai pada Sabtu (17/7).

Jurubicara Union of Airport Handling Technicians yang menginisiasi mogok kerja mengatakan, hampir seluruh pekerja ikut andil alam aksi tersebut di Lisbon, bandara tersibuk di Portugal.


Reuters melaporkan, para pekerja melakukan aksi mogok untuk memprotes penundaan upah dan pembayaran liburan selama pandemi Covid-19.

Perusahaan pengelola bandara, ANA Aeroportos de Portugal memperkirakan, akan ada lebih banyak penerbangan yang dibatalkan hingga aksi mogok kerja berakhir pada Minggu malam (18/7).

Bukan hanya bandara Lisbon, mogok kerja juga mempengaruhi operasi di sembilan bandara di Portugal.

"Kami masih mengantisipasi kesulitan besok dan kembali normal secara progresif pada Senin," kata kepala eksekutif ANA Thierry Ligonnière.

Groundforce sendiri 50,1 persen dimiliki oleh perusahaan Portugial Pasogal dan 49,9 persen oleh grup TAP Air Portugal, yang pada gilirannya 72,5 persen dikendalikan oleh negara.

TAP telah menawarkan untuk meminjamkan uang yang diperlukan Groundforce untuk membayar gaji liburan kepada para pekerjanya, tetapi proposal itu ditolak oleh perusahaan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya