Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Heran Dengan Sikap Jokowi Yang Kecewa Menterinya Ke Luar Negeri, Iwan Sumule: Siapa Berbohong?

MINGGU, 18 JULI 2021 | 06:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sikap Presiden Joko Widodo yang mengaku kecewa atas keberangkatan jajaran menterinya ke luar negeri justru berpotensi jadi bumerang.

Pasalnya, seperti yang disampaikan Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani, menteri-menteri yang pergi ke luar negeri itu sudah sepengetahuan dan atas perintah Presiden Jokowi.

Menteri yang dimaksud Arsul tak lain adalah Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan M. Lutfi, yang diketahui berada di Amerika Serikat saat negara tengah genting menghadapi pandemi corona.


"Mereka sedang menjalankan tugas yang menjadi portofolionya masing-masing, atas perintah atau sepengetahuan Presiden Jokowi," terang Arsul Sani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/7).

Sehingga, publik pun melihat ada kejanggalan atas sikap Jokowi yang merasa kecewa ada anak buahnya pergi ke luar negeri di tengah pagebluk Covid-19 ini.

"Siapa berbohong?" ucap Ketua Umum ProDEM, Iwan Sumule, Minggu (18/7).

"Menurut Arsul Sani, menteri yang ke luar negeri sudah sepengetahuan presiden dan atas perintah presiden Jokowi. Sungguh berbahaya sekali, atas namakan presiden untuk melakukan kebohongan publik, membohongi rakyat," sambungnya.

Alhasil, Iwan pun menduga sikap kecewa yang ditunjukkan Jokowi tak lebih dari sebuah kepura-puraan.

"Atau presiden pura-pura marah. Iya enggak sih?" tandasnya.

Presiden Jokowi mengaku kecewa jajaran menteri kabinetnya masih kurang sense of crisis menghadapi kondisi pandemi yang makin parah saat ini. Terutama saat pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Sehingga Jokowi pun melarang para menteri dan kepala lembaga untuk berpergian ke luar negeri selama periode PPKM Darurat.

"Seluruh menteri, kepala kementerian/lembaga dilarang berpergian keluar negeri," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat kemarin (16/7).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya