Berita

Tangkapan layar kicauan dan postingan mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli, yang berisi apresiasi kepada Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan/Repro

Politik

Beri Jempol Untuk Luhut, RR: Nah Gitu Dong, Sportif Minta Maaf

SABTU, 17 JULI 2021 | 22:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Apa yang disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan, selaku Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, malam ini, diapresiasi mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli.

Rizal Ramli menyampaikan apresiasinya ke Luhut lantaran sudah berani menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Indonesia, atas pelaksanaan PPKM Darurat yang dinilai banyak pihak tidak berjalan efektif menekan laju penyebaran Covid-19 di dalam negeri.

Disampaikan melalui akun Twitter pribadinya, sosok yang kerap disapa RR itu turut menunggah satu potongan video yang direkam dari siaran langsung kanal Yotube Kemenko Kemaitiman dan Investasi, yang isinya memperlihatkan pernyataan Luhut yang meminta maaf ke masyarakat.

"Nah ini yang ditunggu-tunggu, gitu dong, sportif minta maaf," kicau Rizal Ramli sembari memberikan emoticon tersenyum dan jempol, dalam akun Twitternya pada Sabtu malam (17/7).

Dalam jumpa pers virtual terkait "Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat", Sabtu malam (17/7), Luhut selaku Koordinator PPKM Jawa-Bali menyampaikan permohonan maaf atas pelaksanaan PPKM Darurat selama dua minggu terkahir belum efektif.

"Sebagai Koordinator PPKM Jawa Bali, dari lubuk hati yang paling dalam saya meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam penanganan PPKM Jawa Bali ini belum optimal," ujar Luhut.

Namun beitu, dia memastikan pemerintah tetap bekerja keras dengan berbagai cara untuk menanggulangi pandemi Covid-19, khususnya penyebaran varian Delta.

"Saya bersama jajaran menteri dan kepala lembaga terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan penyebaran varian Delta bisa diturunkan," ucapnya.

Terkait rencana perpanjangan PPKM Darurat, Luhut menyampaikan hal tersebut masih belum bisa dipastikan.

Mantan Danjen Kopassus ini menyampaikan rencana pemerintah mengumumkan keputusan perpanjangan PPKM Darurat akan dilakukan setelah laporan hasil evaluasi PPKM Darurat disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

Populer

Hampir 2 Bulan Kosong, Presiden Jokowi dan Panglima TNI Disarankan Segera Tunjuk Pangkostrad Baru

Kamis, 13 Januari 2022 | 01:58

The Jerusalem Post: Prabowo Subianto Tokoh Utama di Balik Upaya Normalisasi Hubungan Israel-Indonesia

Rabu, 12 Januari 2022 | 13:28

Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:17

Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Laporkan Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ke KPK

Senin, 10 Januari 2022 | 12:28

Jerry Massie: Memang Saham 100 M Kaesang Tidak Masuk Akal, Usahanya Saja Banyak yang Gagal

Selasa, 11 Januari 2022 | 16:38

Rizal Ramli: Pakde Jokowi, Tolong Jelaskan Siapa Akan Tinggal di Ibu Kota Negara Baru?

Senin, 17 Januari 2022 | 22:04

Soal Deklarasi Prabowo-Jokowi, Pengamat: Jika Maju Cawapres, Makin Kuat Jokowi Beda Kelas dengan SBY

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:54

UPDATE

Bersiap Menuju 2024, PPP Kabupaten Probolinggo Mulai Rapatkan Barisan

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:25

Ini Kode Suap Hakim Itong Cs Terkait Penanganan Perkara di PN Surabaya

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:59

Tak Takut Merugi, PT TCT Sambut Baik Pengiriman Kembali Batubara PT AGM ke PLN

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:44

Lieus Sungkharisma: Pindah Ibukota Negara Macam Mau Pindah Kontrakan Saja

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:24

Penangkapan Hakim PN Surabaya Wujud Pentingnya Orkestrasi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:12

Bantu Negara Miskin, Pil Antivirus Covid-19 Segera Dibuat Versi Generik dan Murah

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:59

Resmi Berstatus Tersangka, Hakim Itong Langsung Menginap di Rutan KPK

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:58

Pulang Belajar Agama di Aceh Besar, Warga Aceh Utara Ini Ngaku Imam Mahdi

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:25

AS Optimis, Perjanjian Nuklir Iran 2015 Akan Mungkin Dihidupkan Kembali

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:16

Tak Terima Ditangkap KPK, Hakim Itong Tersangka Suap "Makelar Kasus" Meracau saat Jumpa Pers

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:09

Selengkapnya