Berita

Presiden Haiti Jovenel Moise /Net

Dunia

Muncul Nama Mantan Pejabat Kehakiman Joseph Felix Badio Yang Diduga Sebagai Otak Utama Pembunuhan Presiden Haiti

SABTU, 17 JULI 2021 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perkembangan penyelidikan kasus kematian Presiden Haiti Jovenel Moise memasuki babak baru, dengan munculnya nama Joseph Felix Badio, seorang mantan pejabat kementerian kehakiman Haiti yang diduga aktor utama yang mendalangi pembunuhannya.

Dugaan tersebut diungkap seorang kepala polisi Kolombia pada Jumat (16/7), mengutip penyelidikan awal atas pembunuhan itu.

Moise ditembak mati ketika para pembunuh bersenjatakan senapan serbu menyerang kediaman pribadinya di perbukitan di atas Port-au-Prince pada 7 Juli lalu.


"Investigasi oleh otoritas Haiti dan Kolombia, bersama Interpol, atas pembunuhan Moise telah mengungkapkan bahwa Badio tampaknya telah memberikan perintah pembunuhan tiga hari sebelum serangan," kata Jenderal Jorge Vargas dalam pesan audio yang dikirim ke outlet berita, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (17/7).

Saat ini tidak jela di mana keberadaan Badio.

Menurut Vargas, penyelidikan menemukan bahwa Badio telah memerintahkan mantan tentara Kolombia Duberney Capador dan German Rivera - yang awalnya telah dihubungi untuk melakukan layanan keamanan - untuk membunuh Moise.

"Beberapa hari sebelumnya, tampaknya tiga, Joseph Felix Badio, yang merupakan mantan pejabat kementerian kehakiman (Haiti), yang bekerja di unit anti-korupsi dengan dinas intelijen umum, mengatakan kepada Capador dan Rivera bahwa mereka harus membunuh presiden Haiti," kata Vargas.

Vargas tidak memberikan bukti atau memberikan rincian lebih lanjut tentang dari mana informasi itu berasal.

Capador sendiri tewas dan Rivera ditangkap oleh polisi Haiti setelah pembunuhan Moise, kata pihak berwenang.

Pada hari Minggu pekan lalu, pihak berwenang Haiti menahan Christian Emmanuel Sanon (63), yang secara luas digambarkan sebagai dokter yang berbasis di Florida, dan menuduhnya sebagai salah satu dalang di balik pembunuhan itu.

Mantan Senator Haiti John Joel Joseph juga sedang diburu oleh polisi setelah Kepala Polisi Nasional Haiti Leon Charles mengidentifikasi dia sebagai pemain kunci dalam plot, sementara Dimitri Herard, kepala keamanan istana untuk Moise, juga telah ditangkap.

 Kelompok pembunuh itu termasuk 26 warga Kolombia dan dua warga Amerika Haiti, menurut pihak berwenang Haiti. Delapan belas dari Kolombia telah ditangkap, sementara lima dalam pelarian dan tiga tewas.

"Banyak orang Kolombia yang dituduh terlibat dalam pembunuhan itu pergi ke negara itu sebagai pengawal," kata Presiden Kolombia Ivan Duque, Kamis.  

Hal itu telah dikonfirmasi oleh kerabat dan rekan beberapa orang Kolombia yang ditahan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya