Berita

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin/Net

Politik

Yakin Kebutuhan Tempat Tidur Di Wilayah PPKM Darurat Aman, Menkes Fokus Pengetatan Prokes

JUMAT, 16 JULI 2021 | 21:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kebutuhan ruang isolasi pasien Covid-19 di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa masih terus ditambah pemerintah.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin meyakini usaha pemerintah memenuhi kebuthan ruang isolasi pasien Covid-19 di wilayah Jawa bisa terpenuhi.

Karena ia memastikan pemerintah telah menyediakan Rumah Sakit Asrama Haji Pondok Gede berkapasitas seribu tempat tidur  yang terdiri dari 900 tempat tidur perawatan dan 100 tempat tidur ICU.


"Kami juga meng-update mengenai tambahan sekitar 300 tempat tidur di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo," ujar Budi dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (16/7).

Selain itu, Budi menyebutkan tambahan tempat isolasi sebanyak 300 hingga 500 tempat tidur lagi yang dilakukan oleh Rumah Sakit Pertamina di Jakarta.

"Jadi, total mungkin ada persediaan hampir 2.000 tempat tidur tambahan yang sedang dipersiapkan untuk pasien dengan kategori sedang,” paparnya.

Untuk daerah lain di Jawa, Budi mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan bersama Kementerian PUPR tengah memengupayakan pembangunan rumah sakit (RS) lapangan di beberapa titik.

"Sudah mengunjungi Bandung dan juga Jawa Tengah dan sudah mengidentifikasi beberapa tempat untuk pembangunan rumah sakit lapangan yang memberikan tambahan tempat tidur, kalau memang diperlukan," ungkapnya.

Hingga hari ini, Budi memastikan timnya masih terus melakukan penelusuran lokasi pembangunan RS lapangan hingga ke daerah Surabaya.

Namun begitu, satu hal yang menurut Budi penting dan sudah diperintahkan Presiden Joko Widodo adalah mengenai pengetatan protokol kesehatan Covid-19.

Karena menurutnya, sebanyak apapun kapasitas rumah sakit ditambah tidak akan cukup jika di sisi hulunya, yaitu protokol kesehatan, tidak diperketat.

"Jadi beliau (Presiden Joko Widodo) memastikan bahwa penerapan protokol kesehatan (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) itu harus diperketat. Dan diminta agar seluruh kementerian/lembaga dengan bantuan media bisa menyosialisasikan ini ke masyarakat, terutama yang paling penting adalah memakai masker," demikian Budi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya