Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Puan Maharani: Daya Tahan Rakyat Terbatas Saat Pembatasan Mobilitas Berlangsung Lama

JUMAT, 16 JULI 2021 | 16:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah harus mengimbangi solidaritas rakyat dalam pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Ketua DPR Puan Maharani mengapresiasi solidaritas yang terus bermunculan dalam aneka wujud.

Solidaritas yang muncul usai pemberlakuan PPKM darurat itu mulai dari dapur umum hingga penggalangan dana.


Imbas dari gerakan itu, jadi jadi salah satu solusi bagi penyediaan kebutuhan sarana-prasarana kesehatan atau mendukung tenaga kesehatan.

“Ini semangat yang harus diapresiasi dan dijaga. Pemerintah harus mengimbanginya lagi dengan kebijakan yang makin berpihak pada sebesar-besar keselamatan rakyat,” ujar Puan, Jumat (16/7).

Puan mengingatkan, PPKM Darurat harus benar-benar digunakan sebagai momentum mengerem laju kasus virus corona baru (Covid-19).

Kata Puan, PPKM Darurat harus berorientasi mencegah sebanyak mungkin kematian karena wabah.

Dia juga meminta semua kalangan dengan keahlian dan kapasitas masing-masing untuk turun tangan memberi solusi terkait tantangan layanan pengobatan yang efektif dan efisien, terutama bagi masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri karena Covid-19.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, inisiatif pemerintah menyediakan layanan telemedicine patut diapresiasi.

Namun demikian, putri Megawati Soekarnoputri ini meminta pelaksanaan di lapangan juga harus terus ditingkatkan dan diperluas jangkauannya.

“Jangan dipersulit, jangan diperumit. Mari bersama-sama turun tangan sesuai keahlian dan kemampuan masing-masing. Sekali lagi, keselamatan rakyat harus jadi penjuru,” terangnya.

Penanganan masalah kesehatan merupakan penentu untuk langkah selanjutnya bangsa ini, termasuk di sisi ekonomi.

“Daya tahan rakyat itu terbatas ketika pembatasan mobilitas berlangsung lama,” pungkasnya.

Sejak PPKM Darurat diberlakukan sudah lebih dari 10 kali rekor tambahan kasus Covid-19.

Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per Kamis (14/7), tambahan kasus positif hari ini naik hingga 56.757 orang.

Hari ini Jumat (16/7) tambahan kasus mengalami penurunan sekitar 54.000.  

Total kasus positif di Indonesia sudah mencapai 2.780.803 orang.

Sedangkan, untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia pada hari kembali meningkat di angka 1.205 orang. Jika ditotal, kasus Covid-19 yang meninggal sudah tembus 71.397 orang.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya