Berita

Korban jiwa akibat banjir yang melanda negara-negara di Eropa bagian barat terus bertambah/Net

Dunia

Korban Banjir Eropa Barat Berjatuhan, 68 Orang Meninggal Dunia Dan Ribuan Masih Hilang

JUMAT, 16 JULI 2021 | 09:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korban jiwa dan orang hilang akibat banjir yang melanda beberapa negara di Eropa bagian barat terus bertambah karena air yang masih naik.

Hujan lebat yang memicu banjir dahsyat terjadi di Jerman, Luksemburg, Belanda, dan Belgia. Sejauh ini, korban jiwa sudah mencapai 68 orang, 59 di antaranya di Jerman dan sembilan di Belgia.

Dari laporan AFP, banjir yang dialami Jerman saat ini merupakan salah satu bencana cuaca terburuk sejak Perang Dunia II.


Di Jerman, 59 orang telah dinyatakan meninggal dunia, dengan ribuan orang masih hilang. Wilayah yang paling terdampak adalah negara bagian North Rhine-Westphalia (NRW) dan Rhineland-Palatinate.

Kementerian Dalam Negeri NRW melaporkan, jumlah korban di kawasan tersebut telah bertambah menjadi setidaknya 31 orang meninggal dunia.

Sementara itu, negara bagian Rhineland-Palatinate melaporkan 28 kematian, dengan 19 di antaranya ditemukan di kota Ahrweiler.

Di Ahrweiler, sekitar 1.300 orang masih dinyatakan hilang. Pihak berwenang setempat mengatakan tingginya jumlah orang hilang karena jaringan telepon yang rusak.

Kementerian lingkungan di Rhineland-Palatinate memperingatkan bahwa banjir di sungai Rhine dan Moselle diperkirakan akan meningkat dengan lebih banyak curah hujan.

Di NRW dan Rhineland-Palatinate, sekitar 200.000 rumah tangga tanpa listrik.

"Kami akan mendukung kota-kota dan orang-orang yang terkena dampak," kata Perdana Menteri NRW Armin Laschet

Totalnya, Jerman telah mengerahkan sekitar 15.000 layanan darurat, polisi, dan tentara untuk melakukan evakuasi.

Selain di Jerman, banjir juga terjadi di Belgia yang membuat 9 orang meninggal dunia.

Di kota Chaudfontaine, hampir 1.800 orang harus mengungsi. Sementara jaringan kereta api Infrabel terpaksa menghentikan layanannya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya