Berita

Ilustrasi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit/Net

Dunia

Menlu: WHO Baru Menyampaikan, Selama 4 Minggu Dunia Menghadapi Kenaikan Kasus Covid-19

KAMIS, 15 JULI 2021 | 21:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kenaikan kasus Covid-19 ternyata tidak hanya menggila di Indonesia, tetapi juga di dunia.

Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi menerangkan, informasi tersebut telah disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di mana, beberapa negara di kawasan Eropa naik ratusan persen, bahkan terdapat negara yang alami kenaikan 510 persen.

"Dirjen WHO baru-baru ini menyampaikan bahwa selama empat minggu terakhir dunia menghadapi kenaikan kasus secara terus-menerus di hampir semua kawasan. Jumlah kematian global juga minggu ini mulai naik kembali, setelah sepuluh minggu secara berturut-turut mengalami penurunan," ujar Retno saat memberikan keterangan eprs soal kedatangan vaksin Moderna, Kamis (15/7).


Retno mengatakan, WHO telah memberitahukan bahwa untuk mengatasi kenaikan kasus yang terjadi secara signifikan tersebut dua hal yang dapat dilakukan. Yaitu, pembatasan mobilitas dan percepatan vaksinasi.

"Dalam kaitan dengan Indonesia, saat ini pembatasan mobilitas tengah dilakukan oleh pemerintah melalui PPKM Darurat dan di saat yang sama pemerintah juga terus mengupayakan percepatan vaksinasi," imbuhnya.

Lebih lanjut, Retno menegaskan, pemerintah akan terus bekerja keras untuk mengamankan pasokan vaksin untuk kebutuhan vaksinasi nasional guna mencapai kekebalan komunal atau herd immunity dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian BUMN, serta instansi terkait lainnya akan terus bersinergi untuk memastikan kelancaran pasokan vaksin di Indonesia, baik secara bilateral, maupun melalui jalur multilateral," tegasnya.

Menutup keterangan persnya, Menlu mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan menyukseskan program vaksinasi dan memperkuat penerapan protokol kesehatan.

"Mari kita sukseskan vaksinasi untuk Covid-19 dan kita perkuat penerapan protokol kesehatan sehingga Indonesia dapat segera keluar dari pandemi ini," demikian Retno.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya