Berita

Panglima TNI bersama Menteri BUMN memberikan keterangan pers usai Peluncuran Paket Obat Isoman Gratis untuk Rakyat, di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 15 Juli/Repro

Politik

Kawal Distribusi Paket Obat Covid Gratis, Panglima TNI Pastikan Penerima Sesuai Data Di Desa

KAMIS, 15 JULI 2021 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Distribusi paket obat gratis untuk pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di wilayah Jawa-Bali bakal dikawal TNI.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI telah menerima perintah dari Presiden Joko Widodo terkait hal tersebut.

"Bapak Presiden telah memerintahkan kepada TNI untuk mendistribusikan paket obat-obatan kepada masyarakat di wilayah Jawa dan Bali," ujar Hadi usai mendampingi Presiden meluncurkan Paket Obat Isoman Gratis untuk Rakyat, di Halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (15/7).


Selain itu, Hadi menyebutkan perintah lainnya terkait pendistribusian obat gratis tersebut. Yaitu, memastikan obat dan vitamin untuk pasien Covid-19 isoman tersebut bisa sampai kepada tangan masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, Hadi memastikan pendistribusian paket obat terapi Covid-19 itu akan dilakukan jajaran kesehatan kodam, kodim, koramil, hingga bintara pembina desa (babinsa) yang akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan jajaran kepolisian.

"Tentunya dalam pendistribusian 300 ribu paket tahap pertama ini, para babinsa akan didampingi oleh petugas dari puskesmas maupun bidan-bidan desa di wilayah tersebut," tuturnya.

Hadi berharap, kolaborasi antarinstitusi dalam pendistribusian paket obat gratis akan meringankan beban masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri. Dan dipastikan, sasaran program ini akan sesuai dengan data yang dimiliki oleh Puskesmas atau bidan-bidan desa.

"Sesuai prosedur, karena kita melaksanakan isolasi mandiri adalah berbasis desa, puskesmas atau bidan desa akan melakukan triase, membagi apakah mereka memang OTG, ODG (orang dengan gejala) ringan, sedang atau berat, sehingga data tersebut sudah dimiliki oleh bidan desa atau puskesmas," tambahnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya