Berita

Sekolah dasar Enrique Rebsamen di Mexico City yang hancur akibat gempa pada 2017/Net

Dunia

Lalai Ketika Membangun Gedung Sekolah, Pria Meksiko Divonis 208 Tahun Penjara

KAMIS, 15 JULI 2021 | 11:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang pria telah divonis hukuman 208 tahun penjara oleh pengadilan Meksiko karena dianggap lalai ketika membangun sekolah sehingga 26 orang tewas.

Dikenal sebagai Juan "N", pria tersebut bernama Juan Mario Velarde Gamez. Menurut kantor jaksa agung Mexico City, pria tersebut adalah direktur yang bertanggung jawab menjamin keamanan struktur sekolah dasar Enrique Rebsamen di Tlalpan, Meksiko.

Ketika dibangun, Velarde tidak melakukan pengujian yang diperlukan meski diketahui ada penyimpangan dalam konstruksi gedung.


Alhasil saat gempa berkekuatan 7,1 magnitudo melanda pada 2017, sekolah tersebut roboh dan menewaskan 26 orang, 19 anak-anak dan tujuh orang dewasa.

Sebuah penyelidikan kemudian dibuka, untuk mencari tahu penyebab keruntuhan sekolah yang mematikan tersebut.

Dikutip dari Reuters, pengadilan Meksiko pada Rabu (14/7) menyatakan Velarde bertanggung jawab atas insiden tersebut dan ia diputuskan bersalah atas pembunuhan kriminal terhadap para korban.

Pengadilan juga memerintahkan Velarde untuk membayar kompensasi sebesar 377.450 peso kepada masing-masing keluarga korban.

Saat ini, Meksiko juga tengah menyelidiki penyebab runtuhnya jalan layang di Jalur 12 metro Mexico City pada 3 Mei, yang menewaskan 26 orang. Jalur tersebut mengalami kerusakan pada gempa yang sama, dengan kemungkinan lalai dalam konstruksi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya