Berita

Pemeriksaan kesehatan di Las Vegas/Net

Dunia

Pengguna Medsos Diseret Ke Polisi Setelah Tuding Tentara Thailand Pergi Ke AS Untuk Divaksin Pfizer

KAMIS, 15 JULI 2021 | 09:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Panglima Angkatan Darat Thailand Jenderal Narongpan Jittkaewtae memerintahkan Kolonel Nakhonsom Naowabut dari kantor kehakiman tentara, untuk mengadukan sembilan pengguna media sosial ke pihak kepolisian pada Rabu (14/7) waktu setempat.

Kesembilan pemilik akun yang diadukan ke kantor polisi Nang Loeng itu dianggap mencemarkan nama baik, karena menuding beberapa tentara berangkat ke Amerika Serikat untuk melakukan inokulasi dengan vaksin Covid-19 buatan Pfizer.

Sebuah sumber mengatakan keluhan tersebut menargetkan delapan pengguna Facebook dan satu pengguna Twitter, dan lebih banyak keluhan serupa akan menyusul terhadap yabg lainnya. Pencemaran nama baik membawa denda hingga 200.000 baht (sekitar 89 juta rupiah) dan/atau dua tahun kurungan penjara.


Tindakan hukum tersebut menyangkut 114 tentara Thailand yang berangkat untuk latihan operasi udara strategis di Fort Bragg di North Carolina dari 10 hingga 26 Juli.

Penuduh mengklaim bahwa tentara menghabiskan uang pembayar pajak dalam perjalanan mereka hanya demi melakukan vaksinasi Covid-19 dengan vaksin Pfizer di Amerika Serikat.

Sebelumnya, wakil juru bicara militer Kolonel Sirichan Ngathong mengatakan tuduhan itu tidak berdasar dan tentara telah menerima vaksin AstraZeneca dan Sinovac, dinyatakan negatif Covid-19 dan telah dikarantina.

Dia juga mengatakan bahwa AS telah membayar biaya untuk pelatihan tentara Thailand.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya