Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pusat Pengujian Ciptakan Kerumunan, Thailand Izinkan Tes Covid-19 Mandiri Di Rumah

RABU, 14 JULI 2021 | 13:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Thailand telah memberikan izin untuk penggunaan alat tes Covid-19 mandiri di rumah seiring dengan banyaknya warga yang melakukan isolasi mandiri.

Lonjakan kasus Covid-19 saat ini telah membebani fasilitas kesehatan dan kapasitas pengujian.

Sejauh ini, Thailand banyak menggunakan tes RT-PCR (reverse transcription-polymerase chain reaction) untuk mendeteksi Covid-19. Namun antrean telah memicu kerumunan yang dikhawatirkan meningkatkan infeksi.


Dilaporkan Reuters, pemerintah akan memberikan izin penggunaan alat Rapid Test Antigen, dan menyediakannya di apotek mulai pekan depan.

Menurut pejabat Administrasi Makanan dan Obat-obatan, Rapid Test Antigen itu akan dibanderol dengan harga sekitar 100 baht atau setara dengan Rp 222 ribu (Rp 444/baht).

Selain itu, pihak berwenang juga menyetujui isolasi rumah dan komunitas untuk kasus virus corona tanpa gejala atau gejala ringan.

Pada Selasa (13/7), Thailand telah melaporkan 8.685 kasus harian Covid-19 dengan 56 kematian. Totalnya, negara tersebut sudah mengonfirmasi 353.712 kasus Covid-19 dengan 2.847 kematian.

Di Bangkok, banyak kasus terkait dengan varian Delta yang lebih menular.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya