Berita

Bandara Internasional Hamid Karzai atau Bandara Kabul di Afghanistan/Net

Dunia

Turki Amankan Bandara Kabul, Taliban: Kehadiran Mereka Bangkitkan Permusuhan

RABU, 14 JULI 2021 | 10:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban memberikan peringatan kepada Turki yang telah melakukan kespakatan dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengambil alih kendali bandara Kabul.

Lewat pernyataan yang dirilis pada Selasa (13/7), Taliban menolak kehadiran pasukan Turki di Afghanistan dan memperingatkan Ankara atas konsekuensinya.

"Para pejabat Turki telah memutuskan, dengan persetujuan AS, untuk mempertahankan pasukan mereka di Afghanistan. Tetapi kehadiran mereka di Afghanistan merupakan kelanjutan dari pendudukan," ujar Taliban, seperti dimuat Afghanistan Times.


Taliban mengatakan bahwa Afghanistan dan Turki memiliki ikatan agama, sejarah dan budaya, dan bahwa kehadiran militernya membangkitkan perasaan permusuhan dan kebencian antara kedua negara.

Mereka juga menafsirkan kehadiran negara mana pun dengan nama apa pun di Afghanistan sebagai pendudukan dan akan menentangnya.

Untuk itu, Taliban memperingatkan Turki untuk tidak mempertimbangkan kembali kehadiran di Afghanistan demi kepentingan dua negara.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan Ankara telah menawarkan diri untuk menjaga Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul setelah AS dan NATO menarik pasukannya. Keputusan itu diambil setelah Turki melakukan dialog dengan AS  mengenai dukungan keuangan, politik dan logistik.

Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar pada Senin malam (12/7) mengatakan pihaknya menyetujui beberapa poin dengan AS dalam menjalankan bandara.

“Bandara harus tetap dibuka, dioperasikan. Semua negara mengatakan ini. Jika bandara tidak beroperasi, negara-negara tersebut harus menarik misi diplomatik mereka di sana,” ujarnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya