Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Lena/Net

Politik

Kata Pimpinan Komisi IX, Gedung DPR Tidak Bisa Jadi RS Darurat Covid-19 Karena Kendala Teknis

SELASA, 13 JULI 2021 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

DPR RI secara prinsip tidak menolak jika gedung yang ada kemudian dialihfungsikan menjadi rumah sakit darurat perawatan pasien virus corona baru (Covid-19).

Hanya saja, kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Lena, ada sejumlah kendala teknis mengapa rencana itu tidak bisa dilaksanakan seketika.

"Cuma memang kemarin sudah kita lihat secara teknis itu gedung DPR RI itu tidak bisa difungsikan sebagai RS darurat karena ada kendala teknisnya," kata Melki saat dihubungi, Selasa (13/7).


Bahkan, kata Melki, sudah dilakukan simulasi bersama Pimpinan DPR RI seandainya benar rencana tersebut dilakukan.

"Pimpinan DPR RI, Sekjen DPR dan beberapa anggota sudah membuat simulasi kalau dipake jadi rumah sakit darurat. Tapi kendala teknisnya itu gak bisa dibenahi," jelasnya.

Sebagai solusi, lanjut legislator Partai Golkar ini, tempat isolasi mandiri berupa penginapan untuk pasien tanpa gejala yang bisa dialihkan.

Nantinya, masih kata Melki, semua tempat perawatan dan rumah sakit hanya untuk pasien dengan gejala sedang hingga berat.

"Kita sayangkan punya masyarakat ini baru kategori ringan ini sudah masuk rumah sakit. Sehingga akhirnya membuat tempat tidur kita penuh," jelasnya.

Pasalnya, kata dia, saat ini pemerintah sudah menyiapkan layanan telemedisin atau perawatan medis virtual bagi pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan.

"Sebenarmya kalau masuk kategori OTG (orang tanpa gejala) atau ringan cukup dengan pelayaman kesehatan oleh dokter perawat di puskesmas yang di sekitar rumah atau dengan telemedsin," tandasnya.

Beberapa kalangan banyak yang mengusulkan kantor DPR RI dialihfungsikan. Sosok awal yang mengusulkan ide itu adalah Ekonom Seniro Dr Rizal Ramli.

Ia mengusulkan Gedung DPR sebagai RS darurat agar meminimalisir kewalahan sejumlah RS akibat membeludaknya masyarakat yang terinfeksi Covid-19.

"Kita pakai saja itu gedung DPR, DPRD di seluruh Indonesia untuk RS Covid-19," kata RR.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya