Berita

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi/Net

Dunia

Jepang Konfirmasi Pengiriman Masing-masing 1 Juta Dosis Tambahan Vaksin AstraZeneca Ke Indonesia, Taiwan Dan Vietnam

SELASA, 13 JULI 2021 | 15:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jepang kembali mengkonfirmasi bahwa mereka akan melakukan pengiriman bantuan vaksin tambahan lagi untuk sejumlah negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dalam sebuah pernyataan dihadapan wartawan pada Selasa (13/7) waktu setempat.
 
"Jepang akan mengirimkan masing-masing 1 juta dosis ke Indonesia, Taiwan dan Vietnam pada hari Kamis (15/7) sebagai bagian dari kesepakatan bilateral dengan pemerintah tersebut," kata Motegi, seperti dikutip dari Kyodo News, Selasa (13/7).


"Tambahan 11 juta dosis yang disumbangkan melalui skema pembagian COVAX akan dikirim bulan ini ke Bangladesh, Kamboja, Iran, Laos, Nepal, dan Sri Lanka, serta berbagai negara bagian Kepulauan Pasifik," katanya.

Jepang memiliki dosis AstraZeneca yang cukup untuk 60 juta orang dan menyetujui penggunaannya pada bulan Mei, tetapi tidak bermaksud untuk menggunakannya segera karena kasus pembekuan darah yang jarang dilaporkan di luar negeri.

Dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri, sejauh ini Jepang telah memberikan dosis vaksin AstraZeneca ke Malaysia, Filipina dan Thailand.

Indonesia sendiri telah menerima kiriman pertama sebanyak satu juta dosis vaksin AstraZeneca dari Pemerintah Jepang pada Kamis (1/7) pekan lalu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya