Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Net

Dunia

Dukung Protes Anti-Pemerintah, Joe Biden: AS Berdiri Bersama Rakyat Kuba

SELASA, 13 JULI 2021 | 14:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joe Biden menyuarakan solidaritas Amerika Serikat (AS) bersama rakyat Kuba yang tengah melakukan aksi protes nasional terbesar dalam beberapa dekade di negara tersebut.

Sejak akhir pekan, ribuan warga Kuba berhamburan ke jalan-jalan, memprotes krisis ekonomi dan pandemi Covid-19 karena naiknya harga makanan dan obat-obatan.

Di Gedung Putih pada Senin (12/7), Biden menyebut aksi warga Kuba sebagai "protes luar biasa" untuk menuntut kebebasan dari rezim otoriter.


"Saya rasa kita belum pernah melihat protes seperti ini dalam waktu yang sangat lama. Amerika Serikat berdiri teguh dengan rakyat Kuba saat mereka menegaskan hak-hak universal mereka, dan kami menyerukan kepada pemerintah, pemerintah Kuba, untuk menahan diri dari kekerasan dan upaya mereka untuk membungkam suara rakyat Kuba," ujar Biden, seperti dikutip ABC News.

Sementara itu, pemerintah Kuba sendiri mengecam aksi protes tersebut dan menyebut ada upaya provokasi dari pihak asing, terutama AS.

"Ada sekelompok orang yang disewa oleh pemerintah AS, dibayar secara tidak langsung melalui badan-badan pemerintah AS untuk mengorganisir demonstrasi semacam ini," ujar Presiden Miguel Diaz-Canel.

Diaz-Canel kemudian mendorong para pendukungnya untuk melawan dengan melakukan aksi protes balik.

Pada Minggu (11/7), aksi protes terjadi di sejumlah kota-kota di Kuba, menuntut Diaz-Canel untuk mundur dan pemerintah mengadakan pemilu.

Dengan sanksi yang diberikan oleh AS, Kuba mengalami krisis ekonomi yang luar biasa selama beberapa tahun terakhir. Situasi tersebut juga diperparah dengan pandemi Covid-19.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya