Berita

Varian Delta/Net

Dunia

Cepat Menyebar, Varian Delta Sudah Ada Di 104 Negara

SELASA, 13 JULI 2021 | 09:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sedikitnya 104 negara di dunia telah terpapar virus corona varian Delta yang lebih menular, dan menjadi faktor lonjakan kasus dan kematian akibat Covid-19.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan setelah pertama kali terdeteksi di India, varian Delta telah ditemukan di banyak negara dengan cepat.

Varian Delta juga menjadi salah satu penyebab peningkatan kasus Covid-19 secara global untuk empat pekan berturut-turut, dengan lonjakan kasus tercatat di lima dari enam wilayah WHO.


"Tidak semua tempat menerima pukulan yang sama, kita berada di tengah pandemi dua jalur yang berkembang di mana si kaya dan si miskin di dalam dan di antara negara semakin berbeda," ujar Tedros dalam konferensi pers di markas WHO, Jenewa pada Senin (12/7).

Menurut Tedros, varian Delta menyebar dengan cepat meski di tempat-tempat dengan cakupan vaksinasi tinggi. Bahkan di negara-negara berpenghasilan rendah, sistem kesehatan mengalami tekanan yang luar biasa.

Walaupun vaksin bukan jalan keluar tunggal dari pandemi, Tedros mengatakan vaksin adalah alat yang kuat.

“Kami mengalami keadaan darurat kesehatan masyarakat yang semakin memburuk yang semakin mengancam kehidupan, mata pencaharian, dan pemulihan ekonomi global yang sehat. Ini jelas lebih buruk di tempat-tempat yang memiliki sangat sedikit vaksin, tetapi pandemi belum berakhir, di mana pun,” jelasnya.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa kesenjangan global dalam pasokan vaksin sangat tidak merata dan tidak adil.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya