Berita

Pasukan Shin Bet/Net

Dunia

Berhubungan Dengan Intel Iran, Jutawan Israel Dituding Jadi Mata-mata

SELASA, 13 JULI 2021 | 08:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang jutawan Israel, Yaqoub Abu al-Qia'an telah didakwa oleh otoritas karena memberikan informasi kepada intelijen Iran.

Juragan konstruksi itu pernah menjabat sebagai kandidat Knesset untuk Partai Telem yang telah dibubarkan.

Pengadilan Distrik Selatan di Beersheba pada Senin (12/7) mendakwanya karena telah melakukan kontak dengan agen asing dan mengungkap informasi kepada musuh.


Menurut dinas keamanan Shin Bet, kasus Abu al-Qia'an diduga berhubungan dengan Haidar al-Mashhadani, seorang pria Lebanon-Irak yang bertindak sebagai perantara intelijen Israel.

Adapun informasi yang diserahkan ke intelijen Iran diketahui bukan informasi rahasia. Bahkan, diyakini bahwa intel Abu al-Qia'an adalah informasi yang tersedia untuk umum. Seperti pergerakan Menteri Pertahanan Benny Gantz yang sebenarnya bukan rahasia.

Dikutip dari Times of Israel, tidak jelas sudah berapa lama atau seberapa serang Abu al-Qia'an sudah melakukan kontak dengan al-Mashhadani. Sejauh ini juga belum diketahui pejabat Iran yang terkait dengan kasus tersebut.

Menurut YNet News, Abu al-Qia'an menolak tuduhan selama proses pengadilan pada Senin. Ia bersumpah bahwa dia tidak melakukan pelanggaran keamanan nasional dan memilih untuk sepenuhnya menarik pengakuan masa lalunya.

Namun, Abu al-Qia'an memang mengaku pernah menjalin hubungan bisnis dengan agen asing.

Abu al-Qia'an awalnya ditangkap pada 10 Juni, kemudian ditahan selama berpekan-pekan tanpa ajuan tuntutan.

Laporan kasusnya baru-baru ini muncul setelah Pengadilan Distrik Ashkelon mengangkat sebagian perintah pembungkaman atas perkembangan tersebut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya