Berita

Pemakaman jenazah yang terpapar Covid-19/Net

Politik

Kasus Harian Tembus 40 Ribu, Pemerintah Jalankan Skenario Terburuk

SELASA, 13 JULI 2021 | 07:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah sudah mulai menjalankan skenario terburuk dalam menghadapi sebaran Covid-19 yang mengganas sebulan terakhir.

Skenario terburuk merupakan bagian rencana dari pemerintah saat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyrakat (PPKM) Darurat. Skenario dijalankan saat lonjakan kasus harian mencapai lebih dari 40 ribu kasus.

Sementara per Senin (12/7), kasus harian tercatat sebanyak 40.427 kasus.

"Skenario ini sudah dipersiapkan dan dijalankan di pekan ini," kata Jurubicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi kepada wartawan, Selasa (13/7).

Skenario darurat yang dimaksud adalah dengan penambahasan kapasitas fasilitas kesehatan. Khususnya penambahan tempat tidur atau bed rumah sakit yang mencapai 40 hingga 50 persen dari kapasitas tempat tidur biasanya.

Selain itu, kata Jodi, pemerintah juga mempersiapkan jumlah pasokan oksigen dan obat-obatan yang lebih banyak.

"Selain itu, TNI juga sudah diminta untuk menyiapkan rumah sakit lapangan di masing-masing Kodam yang dikoordinir oleh Kapuskes TNI bersama Kemenkes," sambungnya.

Pernuataan ini seolah mengamini apa yang disampaikan Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut bahwa skenario terburuk sudah berjalan, melalui penyiapan fasilitas kesehatan di zona merah dalam PPKM Darurat ini.

Populer

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Viral Video Demo PT Sentul City, Don Adam: Revolusi Dimulai dari Sentul?

Senin, 13 September 2021 | 22:01

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

UPDATE

Taliban Minta Diberi Panggung untuk Berpidato di Majelis Umum PBB ke-76

Rabu, 22 September 2021 | 23:18

Kepala BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Besar Terjadi Selama Musim Peralihan, Tetap Waspada

Rabu, 22 September 2021 | 22:52

Wacana Pemberlakuan PPHN adalah Jebakan Romantisme Orde Baru

Rabu, 22 September 2021 | 22:52

Seluruh Penumpang dari Luar Negeri Dipastikan Tes PCR saat Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 22 September 2021 | 22:36

Menaker Pimpin Sosialisasi Persiapan Penetapan Upah Minimum oleh Depenas

Rabu, 22 September 2021 | 22:33

ProDEM: Jokowi Memang King of Lip Service, Minta Anak Muda Jadi Petani Tapi Lahannya Diberi ke Pengembang

Rabu, 22 September 2021 | 22:28

Hampir Sebulan Beroperasi, OSS Sudah Terbitkan 205.373 Izin Usaha Mayoritas untuk UMKM

Rabu, 22 September 2021 | 22:27

Dugaan TPPU, Penyidik Tipikor Bareskrim Tetapkan Irjen Napoleon sebagai Tersangka

Rabu, 22 September 2021 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Koltim Andi Merya Nur asal Gerindra Patok Fee 30 Persen Dana BNPB

Rabu, 22 September 2021 | 22:11

Mobil yang Membawa Ajudan Utama Presiden Ukraina Ditembaki, Gertakan atau Ancaman?

Rabu, 22 September 2021 | 22:07

Selengkapnya