Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Wapres Maruf Amin: Pemerintah Sekarang Pontang-Panting Siapkan Perawatan Covid-19

SENIN, 12 JULI 2021 | 20:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masyarakat diminta untuk lebih disiplin dalam mematuhui regulasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Permintaan itu disampaikan langsung Wakil Presiden Maruf Amin saat pertemuan dengan para ulama, tokoh agama Islam, dan kepala daerah secara hibrid di Istana Wakil Presiden di Jakarta, Senin (12/7).

Maruf Amin menekankan hal tersebut karena pemerintah mulai pontang-panting dalam menangani pandemi.


"Pemerintah sekarang pontang-panting menyiapkan perawatan, sampai banyak sekarang yang pasang tenda rumah sakit, kekurangan oksigen, kekurangan tenaga kesehatan," katanya.

Banyaknya masyarakat meninggal dunia termasuk tenaga kesehatan merupakan bukti tingkat bahaya kesehatan COVID-19 sudah luar biasa.

Di satu sisi, rumah sakit juga mulai kewalahan menampung pasien lantaran tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit (bed occupancy rate) yang tinggi. Di Jawa dan Bali bahkan sudah di atas 90 persen.

"Ini hal yang saya ingin sampaikan kepada para kiai, sekarang rumah sakit sudah tidak menampung, kekurangan oksigen, tenaga kesehatan banyak wafat," katanya.

Per 6 Juli 2021, tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai lebih dari 1.000 orang, antara lain terdiri atas 405 dokter, 399 perawat, 166 bidan, 43 dokter gigi, dan 32 ahli tenaga laboratorium.

"Untuk jadi dokter itu tidak mudah, bukan satu tahun atau dua tahun, tapi sekarang banyak jadi korban," katanya.

Sementara  jumlah ulama yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 mencapai 541 orang, terdiri atas 450 laki-laki dan 90 perempuan.

"Saya ingin mengajak sahabat-sahabat bersama-sama pemerintah kita berjuang, berjihad menghadapi bahaya Covid-19 yang jahat," ujar Wapres.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya