Berita

Istri dari Presiden Haiti yang terbunuh Jovenel Moise, yakni Martine Moise akhirnya angkat bicara pasca pembunuhan suaminya/Net

Dunia

Istri Presiden Haiti Angkat Bicara: Suami Saya Dibunuh Sekejap Mata

MINGGU, 11 JULI 2021 | 14:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Istri dari Presiden Haiti yang terbunuh Jovenel Moise, yakni Martine Moise akhirnya angkat bicara untuk pertama kalinya sejak orang-orang bersenjata menyerbu rumahnya di Port-au-Prince pekan kemarin.

Dalam pesan audio yang diunggah di akun Twitter resminya pada akhir pekan ini, Martine mengaku bahwa serangan yang membunuh suaminya itu terjadi dalam sekejap mata.

"Saya hidup, terima kasih kepada Tuhan," kata Martine Moise dalam bahasa Kreol di pesan audio itu, yang kemudian dikonfirmasi oleh Menteri Budaya dan Komunikasi Haiti, Pradel Henriquez kepada kantor berita AFP.


"Saya masih hidup tetapi saya telah kehilangan suami saya Jovenel," tambahnya.

Diketahui bahwa Jovenel Moise yang berusia 53 tahun dibunuh oleh orang-orang bersenjata pada dini hari Rabu (7/7). Pihak berwenang di Haiti mengtakan bahwa serangan itu sangat terkordinasi oleh kelompok yang sangat terlatih dan bersenjata lengkap.

Mereka mengatakan, sebuah komando bersenjata yang terdiri dari 28 pria yang terdiri dari 26 orang Kolombia dan dua orang Haiti-Amerika menyerbu masuk dan menembaki pasangan itu di rumah mereka. Tujuh belas orang telah ditangkap sejauh ini dan setidaknya tiga tersangka tewas, Meski begitu belum jelas apa motif di balik penyerangan tersebut.

Pasca serangan terjadi, Martine Moise segera dilarikan ke rumah sakit di Haiti sebelum kemudian dievakuasi ke Miami, Florida, untuk perawatan lebih lanjut.

"Dalam sekejap mata, tentara bayaran memasuki rumah saya dan menembaki suami saya dengan peluru, bahkan tanpa memberinya kesempatan untuk mengatakan sepatah kata pun," katanya dalam pesan audio.


Dia juga meminta warga Haiti untuk tidak kehilangan arah setelah serangan yang membuatnya terluka juga.

“Kita tidak bisa membiarkan darahnya tumpah dengan sia-sia," sambungnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya