Berita

Inggris punya modal dukungan puluhan ribu suporternya saat menghadapi Italia di Stadion Wembley/Net

Sepak Bola

EURO 2020

Preview Italia Vs Inggris: Momen Penyempurna Performa

MINGGU, 11 JULI 2021 | 09:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejarah telah tercipta bagi Inggris. Untuk kali pertama mereka akan tampil di partai final Euro. Atau partai final kedua Inggris setelah juara Piala Dunia 1966.

Sebuah penantian yang sangat panjang selama 55 tahun itu akan coba dituntaskan skuat besutan Gareth Southgate di Stadion Wembley, stadion yang sama saat Inggris juara 1966, pada Senin dinihari nanti (12/7).

Sebuah momentum besar yang mungkin saja tak akan didapat Inggris dalam waktu dekat.


"Mereka (Timnas Inggris) telah meninggalkan warisan hebat, apapun yang terjadi. Kini adalah soal warna medali, dan kamu hanya punya sedikit kesempatan dalam hidup untuk melakukan seperti ini," ucap Southgate, dikutip laman resmi UEFA, Minggu (11/7).

"Jadi kami harus meraih momen itu dan membuka kesempatan bagi diri kami untuk menang," tambahnya.

Inggris sendiri melaju ke final Euro 2020 tanpa pernah terkalahkan. Bahkan gawang Jordan Pickford baru kebobolan saat bertemu Denmark di semifinal pada 8 Juli kemarin.

Terlebih lagi, Raheem Sterling cs bakal mendapat dukungan penuh dari puluhan ribu suporter mereka, langsung di Stadion Wembley. Modal tambahan bagi The Thre Lions untuk menuntaskan dahaga juara selama lebih dari setengah abad terakhir.

Hal ini bukan tak disadari oleh kubu Italia. Untuk itu pelatih Roberto Mancini pun telah mengingatkan seluruh skuat Gli Azzurri untuk memperkuat mental bertanding. Seperti yang selalu ditunjukkan Ciro Immobile dan kolega sepanjang Euro 2020.

Mancini mengaku bahagia bisa membawa Italia ke partai puncak Euro 2020. Secara khusus ia berterima kasih kepada seluruh penggawa Gli Azzurri yang telah bekerja keras.

"Inggris akan memiliki dukungan dari seluruh stadion. Ini akan tergantung kepada kami untuk membuat mereka (Inggris) berada dalam tekanan. Partai final sedikit berbeda dari partai lainnya, kami harus bermain dengan fokus tapi juga dengan kesenangan. Karena kamu hanya bisa memenangkan final jika masuk ke lapangan untuk bersenang-senang," tutur Mancini.

Namun, mantan pelatih Inter Milan ini mengingatkan skuatnya bahwa mereka belum meraih apapun.

"Kami belum memenangi apapun, kami harus memenangkan laga Minggu malam untuk mempertimbangkannya sebagai sebuah kesuksesan," tegasnya.

Seperti halnya Inggris, Italia pun melaju ke final tanpa pernah kalah. Bahkan mereka memborong semua laga fase grup dengan kemenangan dan tak kebobolan.

Bedanya, gawang Italia sudah bobol saat tampil di babak 16 besar. Begitu pula saat bermain di perempat final dan semifinal, gawang Gli Azzurri berturut-turut dijebol Belgia dan Spanyol.

Akan tetapi, urusan pengalaman, Italia lebih unggul dibanding Inggris karena lebih banyak tampil di final Euro. Pun merasakan juara pada Euro 1968.

Tapi bukan berarti Gli Azzurri selalu sukses. Seperti kekalahan yang dialami pada Euro 2020 dan 2012.

Satu hal yang harus diwaspadai Inggris dalam upaya mewujudkan mimpi mereka meraih trofi Henry Delaunay adalah Italia selalu nyaris tampil stabil di bawah kendali Mancini. Gli Azzurri belum terkalahkan dalam 33 laga terakhir.

Sebuah catatan yang tak bisa disepelekan pasukan The Three Lions agar tidak jadi pihak yang menangis di akhir laga.

Prediksi Starting XI:

Italia (4-3-3): Donnarumma; Di Lorenzo, Bonucci, Chiellini, Emerson; Barella, Jorginho, Verratti; Chiesa, Immobile, Insigne
Pelatih: Roberto Mancini

Inggris (4-2-3-1): Pickford; Walker, Stones, Maguire, Shaw; Rice, Phillips; Saka, Mount, Sterling; Kane
Pelatih Gareth Southgate

Prediksi RMOL
Inggris menang: 40%
Imbang: 10%
Italia menang: 50%.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya