Berita

Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik/Net

Politik

Tanggapi Moeldoko, Rachland Nashidik: Jika Istana Diganggu Lalat, Itu Artinya Sudah Terlalu Banyak Sampah

MINGGU, 11 JULI 2021 | 07:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang meminta masyarakat tidak menjadi lalat politik yang mengganggu konsentrasi penanganan Covid-19 mendapat kritik dari politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik.

Rachland mengingatkan Moeldoko bahwa lalat hanya mengerubuti sampah yang berbau busuk dan anyir. Jika kemudian Istana merasa ada gangguan dari lalat, itu artinya ada sampah berbau busuk di dalamnya.

“Jika Anda lihat istana diganggu lalat, itu artinya di istana sudah terlalu banyak sampah,” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (11/7).


Moeldoko tegas meminta semua pihak untuk tidak menjadi lalat politik, karena saat ini yang dibutuhkan adalah kebersamaan.

"Saya mengingatkan semua pihak, janganlah menjadi lalat-lalat politik yang justru mengganggu konsentrasi," ujarnya.

Moeldoko menegaskan bahwa sejumlah pihak telah bekerja keras dalam penanganan pandemi. Mereka juga mempertaruhkan nyawa dalam peperangan melawan musuh tak terlihat tersebut. Karena itu, usaha ini jangan diganggu oleh pihak-pihak tertentu.

"Konsentrasi siapa? Mereka yang saat ini bekerja keras bahkan mempertaruhkan hidup, dia bekerja antara hidup dan mati. Para tenaga medis, para ASN saat ini telah bekerja keras untuk itu semua. Sekali lagi janganlah menjadi lalat-lalat politik yang mengganggu," tuturnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya