Berita

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto/Net

Politik

Ngeluh Indonesia Selalu Diganggu Kekuatan Asing, Prabowo Tidak Gambarkan Seorang Kesatria

SABTU, 10 JULI 2021 | 15:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia terus diganggu oleh kekuatan asing terkait penguasaan sumber daya alam, terus menuai reaksi beragam dari berbagai kalangan.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, pengakuan mantan Danjen Kopassus itu seolah menunjukkan bahwa dia ingin berdalih jika suatu saat gagal melindungi keamanan nasional dari gangguan kekuatan asing.

"Statement Prabowo tidak menggambarkan dia seorang kesatria, dalih semacam ini akan jadi pembenaran jika Prabowo gagal menjaga Indonesia dari gangguan," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/7).

Pasalnya, kata Dedi, selama ini Ketua Umum Partai Gerindra itu mengklaim dan diagung-agungkan sebagai tokoh paling tepat berada di pucuk pimpinan pertahanan Indonesia dalam hal ini Menhan RI.

Menurut pengamat politik dari Universitas Telkom ini, jika negara besar merasa mendapatkan gangguan justru semakin mengesankan negara tersebut lemah.

Karena itu, mengacu pernyataan Prabowo, negara dengan SDA strategis agar tidak diganggu adalah menjadi tanggungjawab Menhan untuk memastikan bebas gangguan dari negara-negara lain.

"Apapun dalihnya, harus berhasil. Mengingat kita sudah terlepas dari penjajahan fisik, kini tinggal menjaga kebebasan itu dengan memperkuat kedaulatan, juga kewibawaan negara," pungkasnya.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam sebuah webinar mengatakan niat Indonesia untuk membangun kesejahteraan selalu mengalami gangguan. Ini lantaran Indonesia merupakan negara yang menyimpan banyak kekayaan.

"Selama ratusan tahun, sejarah peradaban manusia wilayah kita, Nusantara kita ini meski belum jadi satu negara, selalu didatangi, selalu diganggu, selalu berusaha kekayaan kita dikuasai," tegasnya dalam webinar yang digelar Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Jumat (9/7).

Indonesia, kata Prabowo, selalu didatangi kekuatan asing. Bahkan kekuatan yang datang berasal dari segala penjuru arah mata angin.

"Selalu kita didatangi oleh kekuatan dari luar nusantara ini. Bisa disebut sepanjang sejarah kekuatan yang datang ke sini dari mana-mana, bisa kita rinci satu-satu," tegasnya.

Indonesia memang sudah merdeka. Namun begitu, di menekankan bahwa Indonesia tetap harus waspada. Sebab selain kekayaan yang melimpah, lingkungan Indonesia juga strategis.

"Jadi kalau kita lihat lingkungan strategis kita, kita selalu akan dan selalu dalam sejarah diganggu dan lingkungan strategis kita, menempatkan diri kita harus siap selalu diganggu," jelas Prabowo.

Populer

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

Merpati Milik Warga Pekalongan Laku Rp 1,5 Miliar, Ini Kehebatannya

Minggu, 26 September 2021 | 04:28

UPDATE

Hindari Gesekan, Polisi Hanya Kerahkan 600 Personel Pengamanan Demo BEM SI di KPK

Senin, 27 September 2021 | 11:21

Epidemiolog Jamin Tak Akan Ada Gelombang Ketiga Covid-19, Selama Mampu Menjalankan Syarat-syarat Ini

Senin, 27 September 2021 | 11:10

Melestarikan Tengkuluk, Penutup Kepala Perempuan Nusantara dengan Berbagai Makna

Senin, 27 September 2021 | 11:01

Partai Progresif Demokratik Taiwan: Reaksi Kuomintang atas Ucapan Selamat Xi Jinping Terlalu Lebay

Senin, 27 September 2021 | 10:51

Humanis, Tidak Ada Kawat Berduri saat Demo BEM SI di KPK

Senin, 27 September 2021 | 10:51

Keberhasilan Program Desmigratif Desa Paringan, Ponorogo Dipuji Sekjen Kemnaker

Senin, 27 September 2021 | 10:49

HMI Sultra Duga Ada Aktor Intelektual di Balik Rencana Demo BEM SI Soal TWK KPK

Senin, 27 September 2021 | 10:45

Pimpinan DPR Gelar Rapat Bahas Pelaksana Tugas Azis Syamsuddin

Senin, 27 September 2021 | 10:30

Bantu Capai Herd Immunity, Golkar Jakarta Gelar Vaksinasi Bagi 6 Ribu Warga dan Siswa

Senin, 27 September 2021 | 10:29

Lewat Surat, Xi Jinping Beri Ucapan Selamat kepada Pemimpin Baru Oposisi Taiwan

Senin, 27 September 2021 | 10:26

Selengkapnya