Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

WHO: Virus Covid AT.1 Yang Terdeteksi Di Moskow Tidak Akan Disebut Sebagai Varian Rusia

JUMAT, 09 JULI 2021 | 14:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tidak ada negara yang harus 'diberi stigma' untuk mendeteksi dan melaporkan varian. Untuk itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) percaya bahwa varian AT.1 dari virus corona yang terdeteksi di Rusia yang telah dimasukkan dalam daftar pemantauan tidak boleh disebut sebagai 'varian Rusia'.

Kantor layanan pers WHO mengatakan organisasi itu tengah melacak varian-varian dari virus yang berkembang untuk pemantauan lebih mendalam.

Ditemukan varian yang terdeteksid i Rusia merupakan garis keturunan dari varian Pango AT.1 yang ditemukan di Inggris.


"Namun, kami tidak akan menyebutnya sebagai 'varian Rusia'. Tidak ada negara yang harus distigmatisasi karena telah mendeteksi varian baru," kata layanan pers WHO kepada kantor berita Tass.

Organisasi tersebut mengatakan kepada TASS sebagai balasan atas surat permintaan tentang varian AT.1. Disebutkan bahwa sejak 31 Mei, varian virus corona (VOC) dan varian minat (VOI) telah diberi nama dengan huruf Yunani, kata WHO.

Varian AT.1 telah dimasukkan ke dalam daftar pemantauan terpisah bersama dengan 14 galur lainnya. Varian itu terdeteksi di Rusia pada Januari 2021, sedangkan WHO memasukkannya ke dalam daftar pemantauannya pada 9 Juni.

Selain AT.1, daftar itu mencakup strain yang terdaftar pada waktu yang berbeda di Brasil, Inggris, Indonesia, AS, Filipina, dan negara bagian lainnya.

Dengan munculnya varian baru yang menjadi perhatian, WHO akan meningkatkan upaya ini sehingga dapat mengatur sistem untuk mengidentifikasi dan mempelajari varian yang muncul dengan cepat.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya