Berita

Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief/Net

Politik

Idealnya Presiden Jokowi Pimpin Langsung Penanganan Pandemi

KAMIS, 08 JULI 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir telah membuat publik dipenuhi rasa khawatir. Bukan hanya khawatir tertular, tapi juga ada kekhawatiran negara tidak mampu mengatasi dengan baik.

Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat Andi Arief menilai bahwa idealnya dalam kondisi darurat seperti saat ini, Presiden Joko Widodo yang turun langsung menangani pandemi. Tapi kenyataannya, Jokowi justru memilih menjadi orang di balik layar.

“Berhubung memilih di belakang layar, kini ditunjuk menteri senior Pak Luhut sebagai komandan,” ujarnya kepada redaksi, Kamis (8/7).


Menurutnya, penunjukan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai komandan perang masih belum lengkap. Mengingat latar belakang Luhut yang bukan di bidang kesehatan atau penanganan sebuah wabah penyakit.

Atas alasan itu, Andi Arief menyarankan Presiden Joko Widodo untuk memberi komandan tambahan yang mendampingi Luhut Pandjaitan. Di mana komandan tambahan itu memiliki kemampuan berperang melawan corona secara saintifik.

“Menurut saya harus ada komandan tambahan seorang dokter ahli virus yang kerjanya menjelaskan/merekom secara scientifik perang ini,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya