Berita

Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem/RMOLAceh

Politik

Siap Maju Pilkada, Ketum Partai Aceh Buka Lebar Peluang Koalisi

KAMIS, 08 JULI 2021 | 06:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf, memastikan dirinya siap dicalonkan menjadi Gubernur Aceh pada pemilihan kepala daerah mendatang. Namun soal pendamping, dirinya belum memastikan.

“Siap-siap, untuk wakil semua masih kemungkinan untuk berkoalisi,” kata Mualem, sapaan akrabnya, usai acara milad Partai Aceh ke-14 di Kantor Pusat Partai Aceh, Rabu (7/7).

Pencalonan Mualem sebagai calon Gubernur Aceh pada Pilkada mendatang memang sudah menjadi keputusan Partai Aceh.


Menurut Mualem, penundaan Pilkada di Aceh dari 2022 menjadi 2024 menjadi kewenangan pemerintahan Aceh dan pemerintah pusat.

“Kami tetap pendirian di Undang-Undang Pemerintah Aceh. Tetap lima tahun sekali, sesuai amanah MoU Helsinki,” ujar Mualem, dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Menurut Mualem, seandainya Pilkada diamantkan kepada Partai Aceh, pasti akan meminta sesuai dengan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Di samping itu, Mualem mengkritik roda pemerintahan Aceh saat ini yang seperti berjalan di tempat. Tidak ada perubahan apapun dalam upaya mensejahterakan rakyat.

“Harapannya Aceh lebih mkmur, bermartabat, lebih maju,” tambahnya.

Mualem juga menilai realisasi Anggaran Perencanaan dan Belanja Aceh (APBA) yang masih minim karena pemerintahan tidak bisa mengelola anggaran.

“Anggaran APBA hanya berjalan 12 persen, itulah goblok. Tidak ada yang dinikmati oleh masyarakat,” jelasnya.

Ditegaskan Mualem, akibatnya Aceh sangat merugi. Padahal dengan dana APBA tersebut, kesejahteraan rakyat bisa ditingkatkan. Namun anggaran tersebut tidak terealisasi dengan baik.

“Ke mana uang kita? Seperti yang dibilang penceramah kita tadi, bodoh di atas bodoh,” tutup Mualem.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya