Berita

Inggris akhirnya bisa tampil di final Euro untuk kali pertama/Net

Sepak Bola

EURO 2020

Jinakkan Dinamit Denmark, Inggris Bakal Tampil Di Final Euro Untuk Kali Pertama

KAMIS, 08 JULI 2021 | 06:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Stadion Wembley bergemuruh dengan teriakan puluhan ribu fans saat wasit Danny Makkelie meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga semifinal kedua Euro 2020 antara Inggris melawan Denmark, Kamis dinihari (8/7) WIB.

Mereka bersuka cita karena Inggris akhirnya bisa tampil di final Euro untuk kali pertama. Atau untuk kali pertama dalam sebuah turnamen utama sejak Piala Dunia 1966.

Inggris telah tampil di 4 semifinal, dan seluruhnya gagal ke final. Yaitu pada semifinal Euro 1968, Piala Dunia 1990, Euro 1996, dan Piala Dunia 2018.


Toh untuk meraih capaian kali ini, seluruh pemain Inggris yang tampil di lapangan harus berkeringat lebih banyak. The Three Lions dipaksa bekerja keras oleh Tim Dinamit yang juga mengincar final kedua mereka setelah juara pada Euro 1992.

Bahkan, Inggris sudah berada dalam tekanan saat Denmark unggul lebih dulu melalui tendangan bebas apik Mikkel Damsgaard pada menit 30. Membuat Jordan Pickford memungul bola dari dalam gawangnya untuk kali pertama sepanjang tampil di Euro 2020.

Tempo pertandingan pun semakin tinggi usai gol Damsgaard. Upaya Inggris untuk mendapatkan gol penyama kedudukan tercapai 9 menit kemudian.

Gol ini merupakan "hadiah" dari kapten Denmark, Simon Kjaer, yang salah mengantisipasi bola umpan silang Bukayo Saka.

Dengan kedudukan imbang, kedua tim sama-sama terus mencari cara untuk bisa mencetak gol kedua. Namun, hingga menit ke-90 tak kunjung ada gol yang tercipta. Laga pun harus berlanjut ke babak tambahan.

Menariknya, para pemain Inggris maupun Denmark seolah tak kehabisan energi. Tempo permainan tetap tinggi. Meski Inggris cenderung lebih dominan dalam melakukan tekanan.

Hingga akhirnya, sebuah pergerakan Raheem Sterling di sisi kiri pertahanan Denmark berujung dengan penalti bagi Inggris. Setelah berkonsultasi melalui VAR, wasit pun menunjuk titik putih.

Meskipun dalam tayangan ulang, hanya ada sentuhan tipis yang dilakukan Maehle terhadap Sterling. Insiden ini mendapat sorotan dari mantan gelandang Timnas Jerman, Didi Hamman.

"Saya tahu kamu harus melakukan apapun, tapi ada anak-anak yang menonton pertandingan," sindir Hamman kepada RTE, Kamis (8/7).

Apapun komentar miring banyak pihak terhadap Sterling yang dianggap diving, putusan wasit tak berubah. Harry Kane pun maju sebagai eksekutor.

Jantung suporter Inggris pun sempat dibuat berdegup kencang saat penalti Kane sukses ditepis Kasper Schemeichel. Beruntung, bola rebound tepat mengarah kepada Kane yang langsung melakukan tendangan keras ke arah tiang jauh.

Keunggulan ini membuat pelatih Gareth Southgate mengubah strategi dengan memainkan Kieran Trippier yang merupakan pemain bertahan di babak tambahan kedua. Strategi yang sukses meredam agresivitas Denmark untuk bisa mengulang sukses 29 tahun silam.

Gol Kane memastikan Inggris bakal menghadapi Italia pada final Euro 2020 yang akan kembali digelar di Stadion Wembley pada Minggu (11/7) waktu setempat atau Senin dinihari (12/7) WIB.

"Saya sangat bangga kepada para pemain. Sebuah kesempatan luar biasa bisa menjadi bagian dari mereka. Fans juga sangat luar biasa sepanjang malam," ucap Southgate usai laga kepada ITV (8/7).

Inggris 2-1 Denmark
Kjær 39'-og, Kane 104' - Damsgaard 30')

Inggris: Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire, Luke Shaw; Declan Rice (Jordan Henderson 95'), Kalvin Phillps; Bukayo Saka (Jack Grealish 68' (Kieran Trippier 106')), Mason Mount (Phil Foden 95'), Raheem Sterling; Harry Kane.
Pelatih: Gareth Southgate

Denmark: Kasper Schmeichel; Andreas Christensen (Joachim Andersen 79'), Simon Kjaer, Jannik Vestergaard (Jonas Wind 104'); Jens Stryger Larsen (Daniel Wass 66'), Pierre-Emile Hojbjerg, Thomas Delaney (Mathias Jensen 86'), Joakim Maehle; Martin Braithwaite, Mikkel Damsgaard (Yussuf Poulsen 65'), Kasper Dolberg (Christian Noergaard 66')
Pelatih: Kasper Hjulmand.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya