Berita

Wakil Presiden Indonesia yang juga Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Maruf Amin/Net

Politik

Di Tangan Maruf Amin, Industri Keuangan Syariah Tumbuh Positif

RABU, 07 JULI 2021 | 22:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya meningkatkan ekspor produk halal dan industri keuangan syariah yang dilakukan Wakil Presiden Maruf Amin selaku Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) patut diapresiasi.

Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch (IHW) Dr Ikhsan Abdullah melihat, keberadaan produk halal dan industri keuangan syariah bertumbuh baik dan memberi dukungan bagi angka pertumbuhan ekonomi nasional yang positif meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Tentu harus diapresiasi sebagai peningkatan kinerja Wapres yang diserahi pembagian tugas oleh presiden sebagai Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah," kata Ikhsan Abdullah kepada wartawan, Rabu (7/7).


Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu mengungkapkan, Indonesia saat ini sudah masuk dalam 10 besar fashion muslim dengan menduduki peringkat ketiga di dunia berdasarkan data State of Global Islamic Report 2019/2020.

Indonesia juga menduduki peringkat kelima dalam dua kategori, yakni indikator ekonomi Islam dan kategori keuangan syariah. Selain itu, Indonesia juga masuk dalam 10 besar kategori wisata halal dengan menduduki peringkat ke-4.

Untuk perkembangan ekpor produk halal yang mencakup makanan, kosmetik dan obatan-obatan, juga menunjukkan tren yang sangat positif. Ekspor produk halal mengalami peningkatan dari tahun 2015 hingga 2020 sebesar 5,51 persen atau dari 286,01 juta dolar AS di tahun 2015 menjadi 514,68 juta dolar AS di tahun 2020.

Apabila pencatatan ekspor produk halal ini terus dikelola dengan baik dalam waktu dua tahun, Ikhsan optimis ke depan Indonesia bakal menyalip Malaysia dan Brazil dalam peningkatan ekspor produk halal dan industri keuangan syariah (Islamic Finance).

"Kami optimis karena semua modal dasar tersedia, yakni penduduk yang besar dan UKM yang jumlahnya mencapai 64 juta sesuai data Kementrian Koperasi dan UKM," jelasnya.

Elemen pendukung penting lainnya yang bisa menjadi modal Indonesia adalah fatwa-fatwa MUI terhadap produk halal dan fatwa di bidang keuangan syariah dari Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI yang terbukti mampu menjadi stimulus bagi pertumbuhan keuangan syariah.

"Walaupun saat ini masih diperlukan akselarasi pertumbuhan ekspor produk halal dengan tingkat pertumbuhan pembiayaan syariah yang masih sedikit timpang," tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya