Berita

Inggris harus menjaga fokus agar tak dipermalukan Denmark di kandang sendiri/Net

Sepak Bola

EURO 2020

Preview Inggris Vs Denmark: Bukan Lagi Kuda Hitam

RABU, 07 JULI 2021 | 16:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejatinya, laga semifinal Euro 2020 dilangsunkan di tempat 'netral'. Namun, karena UEFA sudah lama menunjuk Stadion Wembley di Kota London sebagai tempat berlangsungnya laga semifinal dan final, Inggris yang lolos ke babak 4 besar ini pun mendapat keuntungan tersendiri.

Keuntungan itu tak lain dari kehadiran puluhan ribu suporter langsung di stadion. Terlebih, pemerintah Inggris pun sudah memberi izin kepada UEFA untuk menambah kapasitas penonton menjadi 60 ribu untuk laga semifinal.

Hal ini jelas tak akan dimiliki Denmark yang akan jadi lawan The Three Lions pada Kamis dinihari nanti (8/7). Bukan karena Denmark cuma mendapat kuota 6 ribu tiket saja, melainkan juga karena ada aturan karantina yang membuat suporter Tim Dinamit bakal sulit untuk mendukung langsung di stadion.


"Ini akan seperti sebuah laga tandang, tapi juga memiliki daya tarik tersendiri. Kami senang bahwa fans bisa kembali ke stadion, dan jelas kami akan sangat senang jika separuh stadion diisi oleh warna khas Denmark," ucap pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, dikutip laman resmi UEFA, Rabu (7/7).

"Motivasi kami adalah untuk membisukan penonton, meski kami tahu itu bukan hal yang mudah," tambahnya.

Motivasi yang harus diwaspadai oleh Inggris yang tampaknya ingin melanjutkan tren tak kebobolan sepanjang tampil di Euro 2020. Karena sudah jelas, Denmark sudah bukan lagi Kuda Hitam seperti status yang disandang di awal turnamen.

"Denmark adalah sebuah tim hebat. Kami dua kali bertemu mereka di Nations League tahun lalu, dan kami tidak bisa menang -sekali seri, sekali kalah. Ini sebuah laga semifinal di stadion nasional kami dan kami harus memanfaatkan semua hal positif agar mereka takut kepada kami," jelas kapten Inggris, Harry Kane.

"Kami sadar, jika kami bermain seperti yang kami bisa lakukan, maka kami akan mendapat peluang besar untuk tampil di final. Ini akan luar biasa," sambung striker Tottenham Hotspur ini.

Meski performa Inggris cenderung makin baik di Euro 2020 ini, Denmark jelas tak bisa dipandang remeh. Kekalahan di laga pertama dari Finlandia justru terlihat memicu Simon Kjaer cs untuk terus memperbaiki penampilan hingga akhirnya lolos ke 4 besar.

Jika tak ingin dipermalukan di Wembley, Inggris memang harus waspada. Karena Denmark sudah bukan lagi Kuda Hitam.

Prediksi Starting XI:


Inggris (4-2-3-1): Pickford; Walker, Stones, Maguire, Shaw; Phillips, Rice; Saka, Mount, Sterling; Kane
Pelatih: Gareth Southgate

Denmark (4-3-3): Schmeichel; Christensen, Kjær, Vestergaard; Stryger, Højbjerg, Delaney, Mæhle; Braithwaite, Dolberg, Damsgaard
Pelatih: Kasper Hjulmand

Prediksi RMOL
Inggris menang: 50%
Imbang: 10%
Denmark menang: 40%.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya