Berita

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani/Net

Dunia

Ashraf Ghani: Pakistan Dan Taliban Bertanggung Jawab Atas Pertumpahan Darah Di Afghanistan

RABU, 07 JULI 2021 | 14:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyalahkan Pakistan dan Taliban atas konflik dan kekerasan yang terjadi di tengah upaya Amerika Serikat (AS) dan para sekutunya untuk menarik pasukan.

Dalam sesi di Kabinet pada Selasa (6/7), Ghani menegaskan tidak ada kesepakatan rahasia atau penyerahan pemerintahan kepada Taliban yang sedang dipertimbangkan.

"Ketika AS mengumumkan rencana keluarnya, saya telah mengatakan bahwa Pakistan dan Taliban harus mengambil keputusan mereka. Mereka memilih untuk (melakukan) perang," ujar Ghani, seperti dikutip Anadolu Agency.


"Sekarang, tanggung jawab dari semua kehancuran dan pertumpahan darah terletak di pundak dan pendukung mereka," sambungnya.

Kabul telah lama menuduh Pakistan mendukung gerilyawan Taliban, tuduhan yang ditolak oleh Islamabad.

“Kami hidup dengan bermartabat, sekarang saatnya untuk keberanian, tekad, dan kebanggaan,” tegas Ghani.

Sebelumnya, penasihat keamanan nasional Afghanistan, Hamdullah Mohib, mengklaim Kabul telah merebut kembali 14 distrik yang direbut Taliban.

Setelah AS memulai proses penarikan pasukannya, ia melanjutkan, Afghanistan cukup kawalahan sehingga banyak distrik yang jatuh ke tangan Taliban dalam beberapa pekan terakhir.

“Minggu depan, kami akan menerima tujuh helikopter militer lagi dari AS, yang akan semakin memperkuat angkatan udara kami,” ungkapnya.

Berdasarkan perintah Presiden Joe Biden, AS menarik pasukannya dari Afghanistan dengan tenggat waktu 11 September, yang dimulai pada Mei.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya