Berita

(Kiri-Depan) Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan (Kanan-Depan) Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Ist

Dunia

Empat Poin Penting Pertemuan Menlu Retno Dan Sergey Lavrov Di Jakarta

RABU, 07 JULI 2021 | 10:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov ke Indonesia menandai upaya kedua negara untuk mempererat kerjasama bilateral di berbagai bidang.

Dalam pertemuan di Jakarta pada Selasa (6/7), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menlu Lavrov membahas sejumlah agenda, mulai dari aspek kesehatan, perdagangan, pendidikan, dan keamanan.

“Rusia adalah salah satu mitra terpenting Indonesia, khususnya di kawasan Eropa Timur," ujar Menlu Retno, yang ditimpali hal sama oleh Menlu Lavrov, seperti dalam keterangan tertulis Kemlu.


Kerjasama Vaksin Covid-19

Kerjasama vaksin menjadi salah satu topik utama yang dibahas Menlu Retno dan Menlu Lavrov, Keduanya sepakat mendorong finalisasi perjanjian antara Kementerian Kesehatan dua negara.

Menlu Retno mengungkap, Indonesia dan Rusia juga akan bekerjasama dalam hal pengadaan vaksin Sputnik V, donasi kemanusiaan, hingga produksi vaksin.

Kerja sama pengadaan vaksin telah diawali oleh kunjungan Kepala BPOM ke pusat produksi Sputnik V di Moskow. Dalam kunjungan pada bulan Juni 2021 ini juga disepakati kerja sama antara lembaga pengawas obat dan makanan kedua negara.

Kerjasama Perdagangan dan Investasi

Terkait kerjasama perdagangan, kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan berbagai upaya demi mencapai target perdagangan bilateral mencapai 5 miliar dolar AS.

Kedua menlu juga sepakat untuk mempercepat proses perundingan Perjanjian Perdagangan Indonesia-Eurasian Economic Union (EAEU), di mana Rusia merupakan bagian dari EAEU sehingga jumlah penduduk keseluruhan mencapai 450 juta jiwa.

Di samping proyek refinery, Rusia juga berminat investasi di bidang energi, infrastruktur, termasuk dalam pengembangan ibukota baru Indonesia.

Kerjasama Pendidikan

Menlu Retno mengapresiasi perhatian pemerintah Rusia atas keselamatan mahasiswa Indonesia di Rusia selama pandemi. Ia juga mengharapkan akses masuk mahasiswa Indonesia yang masih belum dapat kembali ke Rusia karena pandemi, termasuk mahasiswa baru penerima beasiswa pemerintah Rusia.

Menanggapi hal tersebut, Lavrov mengatakan pemerintah Rusia akan menindaklanjutinya.

Kunjungan Presiden Vladmir Putin

Persiapan kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Indonesia juga menjadi agenda pembahasan dua Menlu.

Kedua pihak menyepakati untuk mempersiapkan dokumen kerja sama kemitraan strategis yang akan ditandatangani pada saat kunjungan Presiden Putin ke Indonesia, di samping 27 perjanjian lainnya di berbagai sektor untuk meningkatkan kemitraan pada tingkat strategis.

“Kami terus membahas persiapan usulan kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Indonesia, sambil menunggu waktu yang tepat untuk kunjungan tersebut,” kata Menlu Retno.

Selain empat hal tersebut, Menlu Retno dan Menlul Lavrov juga membahas isu-isu regional dan internasional, seperti krisis Myanmar, situasi di Timur Tengah, kerjasama Indo-Pasifik, hingga keketuaan Indonesia di G20 tahun depan.

Usai pertemuan, Menlu Retno dan Menlu Lavrov menandatangani perjanjian Rencana Konsultasi (Plan of Consultations) antara Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Luar Negeri Rusia periode 2021-2023.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya