Berita

Pesawat Antonov AN-26/Net

Dunia

Bawa 28 Orang, Pesawat AN-26 Hilang Kontak Di Rusia

SELASA, 06 JULI 2021 | 14:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pesawat angkut Antonov AN-26 Rusia dilaporkan telah hilang ketika melakukan penerbangan dari Petropavlovsk-Kamchatsky ke Palani di Kamchatka pada Selasa (6/7).

Kementerian Darurat melaporkan pesawat yang membawa 28 orang itu kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara ketika berada di Semenanjung Kamchatka di timur jauh Rusia.

Dari 28 orang yang ada di dalam pesawat, enam di antaranya adalah awak dan 22 lainnya penumpang, termasuk satu anak-anak.


"Sebuah helikopter dan pasukan dari Kementerian Darurat Rusia sedang mempersiapkan operasi pencarian dan penyelamatan," ujar kementerian, seperti dikutip dari Associated Press.

Saat ini investigasi terkait insiden tersebut masih berlangsung. Namun pusat meteorologi setempat mengatakan cuaca di daerah itu berawan.

Menurut pejabat setempat, dua helikopter dan sebuah pesawat telah dikerahkan untuk memeriksa rute pesawat yang hilang.

Sementara itu, TASS memuat, pihak berwenang telah meluncurkan kasus pidana dengan kemungkinan adanya pelanggaran aturan keselamatan karena hilangnya komunikasi dengan pesawat.

Pasalnya, sertifikat kelayakan pesawat diketahui akan berakhir pada 30 Agustus tahun ini. Pesawat itu milik Kamchatka Aviation Enterprise, sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Yelizovo, Rusia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya