Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan marah kepada perusahaan yang tetap pekerjakan karyawan saat PPKM Darurat/Repro

Nusantara

Kecewa Ada Perusahaan Langgar WFH, Anies: Tiap Hari Kami Ngubur Orang!

SELASA, 06 JULI 2021 | 13:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Inspeksi dadakan (sidak) dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ke sejumlah kantor di Jakarta berkenaan dengan penegakan aturan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) selama PPKM Darurat.

Berdasarkan video yang beredar, Anies mendatangi kantor PT. Equity Life Indonesia dan Ray White Indonesia di Sahid Sudirman Centre, Jakarta Pusat.

Melihat adanya karyawan yang bekerja seperti biasa di kantor tersebut, Anies geram. Ia lantas berbicara kepada salah seorang yang diduga pimpinan perusahaan tersebut.


"Tiap hari kami nguburin orang Pak. Bapak ambil tanggung jawab. Semua buntung Pak, enggak ada yang untung," kata Anies kepada seorang lelaki yang diduga pimpinan perusahaan PT Equity Life Indonesia.

"Jangan seperti ini. Apalagi ibu hamil masuk!" sambung Anies diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (6/7).

Sementara di PT Ray White Indonesia, Anies tampak geram lantaran perusahaan ini memaksa karyawannya bekerja dari kantor padahal bukan bagian dari sektor yang diizinkan.

Kepada HRD perusahaan bernama Diana, Anies tegas meminta agar kantor ditutup dan semua karyawan dipulangkan untuk bekerja dari rumah.

"Kami ini mau nyelametin nyawa orang-orang dan orang seperti ibu ini yang egois. Sekarang tutup kantornya, akan diproses dan katakan pada semua, pulang. Taati aturan," tandas Anies.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya