Berita

Perwakilan Taliban dalam dialog perdamaian dengan pemerintah Afghanistan di Doha, Qatar/Net

Dunia

Taliban Susun Proposal Perdamaian, Siap Diajukan Bulan Depan

SELASA, 06 JULI 2021 | 13:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban dikabarkan memiliki rencana untuk mengajukan proposal perdamaian tertulis kepada pemerintah Afghanistan pada bulan depan.

Hal itu diungkap oleh jurubicara Taliban, Zabihullah Mujahid. Ia mengatakan, dialog perdamaian dengan pemerintah akan dipercepat dalam beberapa ari ke depan sehingga kedua belah pihak bisa maju ke tahap selanjutnya.

"Mungkin akan memakan waktu satu bulan untuk mencapai tahap itu ketika kedua belah pihak akan berbagi rencana perdamaian tertulis mereka," ujarnya pada Senin (5/7), seperti dikutip Reuters.


"Meskipun kami (Taliban) berada di atas angin di medan perang, kami sangat serius tentang pembicaraan dan dialog," tambah dia.

Di tengah proses penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya dari Afghanistan, Taliban telah mengencangkan ikat pinggang dengan mengambil alih banyak distrik.

Lebih dari 100 distrik di 34 provinsi dilaporkan sudah direbut Taliban, meski kelompok itu mengakui sudah menguasai lebih dari 200 atau setengah dari wilayah Afghanistan.

Agresivitas Taliban meningkat ketika AS menyerahkan Pangkalan Udara Bagram yang selama ini menjadi basis pasukannya kepada pihak Afghanistan.

Sesuai dengan arahan Presiden Joe Biden, AS memiliki tenggat waktu 11 September untuk menarik pasukannya keluar dari Afghanistan.

Meski upaya untuk merebut kembali kekuasaan meningkat, Taliban telah memperbarui dialog perdamian dengan pemerintah Afghanistan di Doha, Qatar pada pekan lalu.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya