Berita

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Kemlu

Dunia

Menlu Lavrov: Rusia Promosikan 5 Poin Konsensus ASEAN Ke Junta Myanmar

SELASA, 06 JULI 2021 | 12:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia menyatakan dukungan atas lima poin konsensus ASEAN untuk menyelesaikan krisis di Myanmar. Rusia juga mempromosikan lima poin tersebut ketika melakukan kontak dengan pemimpin Myanmar.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov ketika melakukan lawatan ke Jakarta dan bertemu dengan Menlu Retno Marsudi pada Selasa (6/7).

"Dalam kontak kami dengan para pemimpin Myanmar, para pemimpin militer, kami mempromosikan posisi ASEAN yang menurut pandangan kami harus dipertimbangkan sebagai dasar untuk menyelesaikan krisis ini dan mengembalikan situasi ke keadaan normal," ujar Lavrov dalam konferensi pers virtual bersama Retno.


Bulan lalu, pemimpin militer Myanmar Min Aung Hlaing melakukan kunjungan ke Rusia. Kunjungan itu ditujukan untuk menghadiri konferensi keamanan internasional.

Sementara itu, Retno mengatakan, diperlukan komitmen militer Myanmar untuk bekerjasama dengan negara anggota ASEAN lainnya untuk menindaklanjuti lima poin konsensus tersebut.

"Saya telah meminta ke Rusia untuk mendukung implementasi lima poin konsensus," kata Retno.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya