Berita

Anggota DPRD Jabar Fraksi Gerindra, Ihsanudin/Net

Politik

Ridwan Kamil "Korbankan" 11 Proyek Infrastruktur Senilai Rp 140 M, Fraksi Gerindra DPRD Jabar: Semoga Bukan Pencitraan

SELASA, 06 JULI 2021 | 12:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Demi mengatasi pandemi yang kian tak terkendali, Pemprov Jabar melakukan refocusing anggaran Tahun 2021. Pemprov Jabar pun "mengorbankan" 11 proyek infrastruktur tahun ini yang nilainya sekitar Rp 140 miliar.

Menurut Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, anggaran Rp 140 miliar itu akan dialihkan ke penanganan Covid-19, seperti kebutuhan obat bagi masyarakat maupun para pasien.

Kebijakan Pemprov ini pun diapresiasi anggota DPRD Jabar dari Fraksi Gerindra, Ihsanudin.


"Kali ini kami apresiasi program Gubernur Jabar terkait Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat)," ucapnya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (6/7).

Menurut Ihsanudin, Ridwan Kamil terlihat mulai sensitif atas situasi dan kondisi kesehatan warga Jabar khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Ditambahkan Ihsanudin, refocusing anggaran proyek infrastruktur 2021 senilai Rp 140 miliar tersebut harus dipastikan termasuk menggeser anggaran pembangunan alun-alun di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Barat.

"Saat kondisi pandemi seperti ini, membangun alun-alun hanya akan menghamburkan APBD saja,” tambahnya.

Ihsanudin juga mengingatkan ucapan Gubernur Jabar beberapa waktu lalu yang mengatakan tidak boleh ada manusia di Jawa Barat yang tidak mendapat bansos.

"Faktanya tahun lalu bansos 4 tahap, tapi ada pengurangan di tahap 3 dan di tahap 4 cuma menerima uang tunai seratus ribu rupiah," paparnya.

Pada tahun lalu, lanjut dia, BTT Jabar habis Rp 3,7 triliun. Sementara tahun ini hanya Rp 100 miliar ditambah Rp 140 miliar. Jadi totalnya Rp 240 miliar.

"Intinya dengan anggaran terbatas ini kami mengapresiasi niat baik Bapak Gubernur. Semoga saja bukan sekadar pencitraan,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya