Berita

Presiden Brasil Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Selain Skandal Korupsi Pembelian Vaksin, Jair Bolsonaro Diduga Terlibat Skema Pemotongan Gaji Karyawan

SELASA, 06 JULI 2021 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Brasil Jair Bolsonaro dilaporkan tengah menghadapi sejumlah kasus korupsi yang melibatkan dirinya. Awal pekan ini, muncul laporan Bolsonaro terlibat dalam skema pemotongan gaji para karyawannya.

Skema tersebut dikenal secara lokal sebagai Rachadinha. Bolsonaro diduga telah mempekerjakan rekan-rekan terdekatnya sebagai karyawan, kemudian menerima pemotongan gaji publik mereka.

Skema tersebut diungkap oleh sebuah sumber berdasarkan rekaman audio mantan saudara ipar Bolsonaro, Andrea Siqueira Valle, yang kemudian dilaporkan situs web UOL pada Senin (5/7).


Dari audio itu, disebutkan  putra tertua Bolsonaro, Senator Flavio Bolsonaro memiliki peranan besar dalam skema Rachadinha. Meski begitu ada dugaan keterlibatan Bolsonaro secara langsung.

Dimuat Reuters, jaksa negara bagian Rio de Janeiro telah secara resmi mengajukan tuntutan terhadap Flavio.

Dalam satu rekaman audio, Andrea menjelaskan bahwa saudara laki-lakinya, Andre Siqueira, yang juga berada dalam daftar gaji Bolsonaro. Ia kemudian dipecat karena menolak memberikan sebagian dari gaji yang disepakati kepada Bolsonaro.

"Andre mengalami banyak masalah karena dia tidak pernah mengembalikan uang yang seharusnya dikembalikan. Akhirnya, Jair berkata ... 'Cukup. Anda bisa menyingkirkannya karena dia tidak pernah memberi saya jumlah uang yang tepat'," ungkap Andrea.

Dengan dugaan penyalahgunaan dana publik, Bolsonaro dapat menghadapi penyelidikan federal. Namun hukum Brasil tidak mengizinkan presiden yang menjabat untuk didakwa atas kejahatan apa pun yang dilakukan sebelum mengambil alih kekuasaan.

Sebaliknya, jaksa harus menunggu sampai presiden meninggalkan kantor untuk mengajukan tuntutan.

Skema ini muncul ketika Senat tengah menyelidiki buruknya penanganan pandemi Covid-19 oleh Bolsonaro, termasuk dugaan adanya korupsi dalam pembelian vaksin Covid-19 senilai lebih dari 300 juta dolar AS.

Senator Renan Calheiros, yang menjadi sponsor penyelidikan Senat, mengatakan Andrea dapat dipanggil ke hadapan komite untuk diinterogasi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya