Berita

Direktur Eksekutif DEEP Neni Nur Hayati/Net

Politik

PPKM Darurat Belum Mampu Bendung Covid-19, Pusat Disarankan Kolaborasi Dengan Pemda

SELASA, 06 JULI 2021 | 04:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diberlakukan sejak 2 Juli kemarin seperti tidak bisa membendung penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Dalam beberapa hari ini kasus terus meningkat, bahkan Senin (5/7) ada tambahan 29.745 kasus. Selain itu, masih terjadi banyak kemacetan kendaraan di berbagai titik Ibukota.

Direktur Eksekutif Democracy and Electoral and Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nur Hayati memiliki analisa bahwa kebijakan memiliki dimensi permasalahan yang kerap mendapat tekanan dari khalayak.


Kata Neni, semakin tidak efektif karena kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat seolah tidak menyentuh hingg akar rumput.

"Harusnya ada ketegasan yang jelas dari pemerintah. Kalau efektif mestinya tidak terjadi lonjakan kasus," demikian kata Neni saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/7).

Dalam pengamatan kandidat Doktor Ilmu komunikasi Universitas Padjajaran ini, PPKM Darurat yang diharapkan menekan penyebaran justru yang terjadi lonjakan kasus dan bahkan membuat rumah sakit sudah kolaps.

Dalam situasi seperti saat ini, Neni menyarankan pemerintah daerah (Pemda) dilibatkan dengan pola kolaborasi.

"Pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri apalagi sekarang kesadaran dan perilaku masyarakat masih minim dan banyak yang masih beranggapan Covid-19 itu tidak ada," tandas Neni.

Selain itu, kebijakan PPKM darurat perlu diperjelas dengan pola pengawasan dan penegakan hukum yang tegas.

Terkait pengaruh sosok Luhut sebagai Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Neni memiliki pandangan bahwa sejak awal pandemi Menteri Koordinator Maritim dan Investasi itu resisten dengan kritik.

Bahkan, dalam beberapa hari ini, secara terbuka Luhut menantang para pengamat yang menyampaikan argumen berbeda dengan pemerintah.

Kata Neni, sikap Luhut tidaklah bijak. Sebab akan membuat masyarakat tidak percaya pada pemerintahan Joko Widodo mampu mengatasi pandemi Covid-19.

"Sikap ini (Luhut tantang pengamat) juga tidak bijak. Jelas (berpengaruh) apalagi memang kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sejak awal penanganan pandemi juga sudah tergerus," pungkas Neni.

Kebijakan PPKM Darurat sendiri akan berlaku hingga 20 Juli mendatang. Tujuan kebijakan ini adalah menekan angka penyebaran Covid-19.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya