Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Presiden Zelensky: Nord Stream 2 Adalah Senjata Rusia Melawan Ukraina

SENIN, 05 JULI 2021 | 18:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Proyek pipa gas Nord Stream 2 yang menghubungkan Rusia dan Eropa Barat merupakan senjata yang digunakan Moskow untuk melawan Ukraina.

Begitu yang disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah forum pada Senin (5/7), seperti dimuat Sputnik.

"Tantangan terbesar bagi Ukraina saat ini di bidang (energi) adalah penyelesaian dan peluncuran pipa gas Nord Stream 2. Peluncuran operasionalnya tidak terkait dengan ekonomi. Ini adalah senjata melawan Ukraina dan, saya yakin, akan menjadi senjata melawan seluruh Eropa di masa depan," jelasnya.


Zelensky kemudian mendesak sekutu-sekutu Baratnya untuk segera menghentikan proyek tersebut.

Proyek pipa Nord Stream 2 bertujuan untuk menjadi lalu lintas 55 miliar meter kubik gas per tahunnya dari Rusia ke Jerman, melewati Laut Baltik.

Proyek tersebut dikecam oleh banyak pihak, terutama Ukraina dan Amerika Serkat (AS) karena dianggap dapat menjadi ancaman kemandirian energi Eropa, serta memperluas pengaruh Rusia.

Sejumlah negara Baltik, seperti Polandia, juga mendesak Eropa untuk menghentikan proyek tersebut dan mendukung sanksi yang diberlakukan AS.

Namun Rusia telah berulang kali membantah menggunakan proyek tersebut sebagai alat.

Ekonomi Ukraina sendiri diketahui sangat bergantung pada uang transit gas Rusia. Menurut Kepala Operator GTS Ukraina Sergiy Makogon, negara akan kehilangan 5-6 miliar dolar AS per tahun jika Nord Stream 2 diluncurkan, termasuk 1,5 miliar dolar AS yang akan hilang dari Kiev jika Rusia menangguhkan gas transit.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya