Berita

Kru penyelamat mencari korban longsor di antara puing-puing bangunan di Kota Atami, Jepang/Net

Dunia

80 Orang Masih Hilang Dalam Longsor, Jepang Kerahkan 1.500 Kru Penyelamat

SENIN, 05 JULI 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pihak berwenang Jepang telah mengerahkan sekitar 1.500 kru penyelamat untuk menyisir rumah-rumah yang hancur dan jalan yang dipenuhi lumpur akibat longsor di kota Atami.

Hingga Senin (5/7), pihak berwenang menyebut masih ada sekitar 80 orang yang belum ditemukan setelah longsor melanda dua hari lalu. Sementara itu sebanyak tiga orang telah dipastikan tewas.

"Ibu saya masih hilang. Saya tidak pernah membayangkan hal seperti ini bisa terjadi di sini," ujar seorang pria, seperti dikutip Reuters.


Jumlah orang yang hilang meningkat tajam pada Senin ketika para pejabat setempat mulai melakukan pendataan dan mendapat banyak laporan.

Untuk mengevakuasi para korban, otoritas telah mengerahkan polisi, petugas pemadam kebakaran, hingga anggota militer untuk membantu proses pencarian.

"Kami ingin menyelamatkan sebanyak mungkin korban yang terkubur di puing-puing sesegera mungkin," ujar Perdana Menteri Yoshihide Suga.

Longsor yang terjadi pada Sabtu pagi (3/7) di kota Atami telah berdampak pada sekitar 130 bangunan. Longsor terjadi setelah kota tersebut diguyur hujan lebat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya