Berita

India menindak tegas oknum rumah sakit yang menyuntikan ribuan dosis vaksin palsu kepada warga/Net

Dunia

India Tutup Oknum Rumah Sakit Nakal Yang Suntik Ribuan Orang Dengan Air Garam Dan Antibiotik Berlabel Vaksin Covid-19

SENIN, 05 JULI 2021 | 14:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di tengah upaya pemerintah India menggenjot kampanye vaksinasi Covid-19 demi mengendalikan penularan virus corona, ada sejumlah oknum nakal yang memanfaatkan situasi tersebut untuk meraup keuntungan.

Menurut kabar yang dimuat Russia Today pada Senin (5/7), otoritas keamanan di India menutup dan membatalkan lisensi dari sebuah rumah sakit di Mumbai, yakni Rumah Sakit Shivam yang juga dijadikan pusat vaksinasi, pada akhir pekan kemarin. Hal itu dilakukan lantaran ada dugaan penipuan vaksin besar-besaran yang dilakukan oleh rumah sakit tersebut.

Rumah sakit tersebut pada awal tahun ini resmi terdaftar sebagai pusat vaksinasi swasta dan menerima izin pemerintah untuk mengimunisasi orang terhadap virus corona. Sejak saat itu, pihak rumah sakit telah menerima lebih dari 20 ribu dosis vaksin dari badan sipil yang mengatur Mumbai yakni BMC. Namun sayangnya, mereka menyalahgunakan tanggungjawab tersebut.


Polisi menduga, pihak rumah sakit telah menahan dosis vaksin untuk digunakan dalam skema ilegal. Salah satu aksi nakalnya adalah mengisi ulang botol vaksin kosong dengan air garam.

Polisi juga menduga, sejak Mei hingga Juni tahun ini, ada sekitar 2.000 orang yang sudah divaksinasi dengan vaksin palsu di Mumbai. Alih-alih mendapatkan vaksin Covid-19, ribuan orang tersebut malah disuntik air garam.

"Kami telah menangkap semua ikan besar sekarang. Kami akan menangkap lebih banyak lagi jika ada orang lain yang terlibat," kata komisaris gabungan kepolisian, hukum dan ketertiban Mumbai, Vishwas Nangre Patil, dalam konferensi pers awal pekan ini.

Sayangnya, oknum nakal tersebut tidak hanya satu. Sejauh ini, pihak kepolisian India sedang melakukan penyelidikan pada setidaknya 10 pusat vaksinasi yang diduga meraup keuntungan sekitar 2,6 juta rupee dari skema vaksin palsu ini.

Polisi sedang menyelidiki soal cairan apa yang disuntikan tersebut. Sejauh ini temuannya adalah air garam, namun temuan lain di Kolkata menemukan bahwa cairan vaksin diganti antibiotik.

Menurut keterangan dua warga yang menjadi korban penyuntikan vaksin palsu ini, mereka masing-masing telah membayar sekitar 1.260 rupee untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, namun ternyata yang mereka dapatkan adalah vaksin palsu. Mereka pun sempat menerima sertifikat palsu dari pusat swasta yang dimasukkan ke dalam database vaksinasi pemerintah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya