Berita

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo saat meminta pengendara sepeda motor memutar balik/Net

Presisi

Di Pos Penyekatan, Polres Jakbar Beri Imbauan Persuasif Bagi Warga Yang Hendak Ke Jakarta

SENIN, 05 JULI 2021 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Antrean panjang kendaraan terjadi di depan Apartemen Daan Mogot, Jalan Raya Daan Mogot, Kalideres pada Senin (5/7). Kendaraan yang hendak masuk ke Jakarta dari arah Tangerang itu diperiksa di pos penyekatan sesuai dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, antrean kendaraan bahkan mengular hingga 500 meter.

Pengendara yang tidak memenuhi syarat, misal karyawan yang perusahaannya tidak masuk kategori esensial dan kritikal, diminta untuk putar balik.


Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo yang hadir langsung turut memberi imbauan secara persuasif kepada para pengendara yang hendak ke Jakarta.

Dia meminta pengendara tidak kecewa dan mengerti bahwa hal ini dilakukan untuk keselamatan bersama.

"Kami berikan imbauan kepada masyarakat secara persuasif agar masyarakat bisa mengerti dan menerima kebijakan pemerintah," kata Ady Wibowo, kepada wartawan.

Selain langkah persuasif, Ady mengatakan abhwa pihaknya turut mempertebal pasukan guna menghalau warga yang masih nekat.

"Kami juga akan melakukan penebalan pasukan jika nanti adanya eskalasi peningkatan massa yang akan melintas," ucapnya.

Pos pencegatan juga ada Jalan Joglo Raya, tepatnya depan gerai McDonald Taman Alfa Indah. Pantauan Kantor Berita RMOL Jakarta kendaraan mengular hingga 700 meter akibat pencegatan.

"Iya disuruh putar balik tadi di lampu merah, ambil kanan ke arah komplek Taman Alfa. Lurus ke arah sana (Pos Pengumben) enggak boleh," ucap Asep salah satu warga Ciledug.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya