Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Australia: Warga Berjuang Dapatkan Suntikan Vaksin Seperti The Hunger Games

SENIN, 05 JULI 2021 | 13:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kurangnya pasokan vaksin Covid-19 di Australia telah menciptakan kepanikan di masyarakat. Bahkan situasi tersebut seperti halnya buku dan film populer The Hunger Games.

Di dalam cerita The Hunger Games, sekelompok anak muda dipilih setiap tahunnya untuk berpartisipasi dalam sebuah permainan hingga meninggal demi mendapat makanan.

Menurut Menteri Kesehatan negara bagian New South Wales, Bred Hazzard, situasi tersebut mirip dengan upaya masyakarat untuk berjuang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.


"Hampir seperti The Hunger Games, orang-orang mengejar vaksin sekarang," ujar Hazzard pada Senin (5/7), seperti dikutip Reuters.

Hingga saat ini, hanya 7 persen dari sekitar 25 juta penduduk Australia yang telah divaksinasi lengkap. Dengan angka tersebut, Australia menjadi salah satu negara maju dengan proporsi terendah dalam vaksinasi.

Australia sendiri telah bergantung pada vaksin AstraZeneca. Namun banyak orang yang menghindari menggunakan AstraZeneca, dan lebih memilih mendapatkan suntikan Pfizer-BioNTech.

Australia telah mencatat sekitar 30 ribu kasus Covid-19 sejak pandemi dimulai.

Untuk menghindari masa krisis, pemerintah berupaya untuk mencegah penyebaran virus dengan ketat hingga mendapatkan cukup vaksinasi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya