Berita

Koordinator Penggerak Milenial Indonesia (PMI), M. Adhiya Muzakki/Net

Politik

Kelompok Milenial Ajak Masyarakat Patuhi Aturan Pemerintah

SENIN, 05 JULI 2021 | 09:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kasus Covid-19 yang tengah melonjak dalam beberapa pekan terakhir harus dihadapi secara bersama-sama oleh segenap elemen masyarakat.

Koordinator Penggerak Milenial Indonesia (PMI), M. Adhiya Muzakki mengimbau kepada masyarakat, khususnya kaum milenial, untuk benar-benar menaati aturan yang sudah ditetapkan dan berlaku selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini.

"Bangsa Indonesia adalah masyarakat yang cerdas. Sebagai masyarakat yang cerdas, kita harus taat demi kebaikan bersama," ujarnya kepada wartawan, Senin (5/7).


Menurutnya, hanya dengan ketaatan dan kepatuhan bersama pada pemerintah, Indonesia akan bebas Covid-19.

Baginya terbebas dari pandemi merupakan sebuah keniscayaan. Apalagi ada contoh nyata dari Eropa yang berhasil menggelar Piala Eropa 2020 dengan stadion dihadiri penonton.

Itu terwujud karena masyarakat taat dan patuh terhadap protokol kesehatan, serta berbagai macam kebijakan dan aturan dari pemerintah.

“Jadi mari hindari kumpul-kumpul, aksi demontrasi, dan hal lainnya. Hindari kerumunan, sayangi keluarga. Mari kita putus rantai penyebaran Covid-19 dengan cara taat dengan anjuran pemerintah. Dengan kita taat prokes, kita sudah membantu nakes, Polri, TNI, dan kelompok lain yang bertugas," tuturnya.

Di satu sisi, PMI mengajak masyarakat untuk mendukung program percepatan vaksinasi agar tercapai herd immunity. Adhiya menekankan agar masyarakat jangan sampai termakan hoax soal bahaya vaksin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya