Berita

Ilustrasi tabung oksigen/Net

Politik

Dasco: Penimbun Obat Dan Tabung Oksigen Harus Dihukum Berat

SENIN, 05 JULI 2021 | 08:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kabar penimbunan obat dan kelangkaan oksigen di tengah masyarakat yang membutuhkan untuk mengobati virus Covid-19 membuat geram pimpinan DPR.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa para pelaku yang sengaja menimbun obat-obatan di tengah situasi gawat darurat akibat pandemi Covid-19 bisa dihukum seberat-beratnya.

"Pelaku penimbunan obat covid 19 dapat dihukum dengan sangat berat. Saya minta para pelaku dijerat dengan Pasal 15 UU 4/1984 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular yang ancamannya 10 tahun penjara,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (4/7).


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan bahwa para penimbun obat tersebut dapat dikategorikan  mengelola secara tidak benar barang-barang penanggulangan wabah, sehingga akan semakin menimbulkan atau memperparah wabah.

"Hukuman berat sangat penting untuk diterapkan agar jangan ada lagi pihak-pihak yang berani melakukan penimbunan obat obatan untuk Covid-19,” katanya.

Menurutnya, perbuatan para penimbun obat tersebut hanya untuk mencari keuntungan yang dapat membahayakan nyawa rakyat banyak yang sangat membutuhkan obat Covid-19.

"Perbuatan mereka sangat tidak berperikemanusiaan. Saya minta pihak kepolisian segera bertindak untuk mengamankan siapapun yang terlibat penimbunan obat obatan itu,” geramnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat berpartisipasi untuk menyampaikan informasi kepada aparat penegak hukum jika menemukan adanya penimbunan obat-obatan.

"Kami juga meminta masyarakat untuk segera memberi informasi kepada aparat penegak hukum di daerah masing-masing jika mendapati adanya pihak-pihak yang melakukan penimbunan obat covid 19,” tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

I Wayan Sudirta Resmi Jadi Wakil Ketua MKD DPR RI Gantikan TB Hasanuddin

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:13

Pencabutan Izin Perusahaan Wajib Diikuti Pemulihan Lingkungan Sumatera

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:11

Politikus Senior PDIP Jejen Sayuti Dipanggil KPK Terkait Kasus OTT Bupati Bekasi

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:56

DPR Klaim Sudah Ingatkan Pemerintah Soal Mitigasi Cuaca Ekstrem Sejak Dua Bulan Lalu

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:48

Bukan Masalah Posisi, DPR Pilih Fokus Kawal Profesionalisme Polri

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:40

Paripurna DPR Sahkan 8 Poin Percepatan Reformasi Polri

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:35

OJK: Tren Cashless Picu Penurunan Jumlah ATM di Seluruh Indonesia

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:31

Paripurna DPR Sahkan 9 Komisioner Ombudsman RI Periode 2026-2031

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:21

Badai Musim Dingin AS Tahan Kenaikan Harga Bitcoin

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:15

Gubernur Banten Janji Normalisasi Sungai Atasi Banjir di Tangerang Raya

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya